Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

👩‍🏫 Profil Inspiratif: Marnetti Yuniengsih, Wakil Penyala Literasi Sumbar yang Siap Sukseskan Festival Pantun ASEAN

Laporan Eka Teresia

PADANG, 21 November 2025 – Dunia pendidikan Sumatera Barat (Sumbar) patut berbangga. Salah satu figur inspiratifnya, Marnetti Yuniengsih B, S.Pd, M.Pd, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 4 Padang, juga merupakan Wakil Ketua Penyala Literasi Provinsi Sumatera Barat. Ini merupakan pengakuan atas dedikasi dan komitmennya yang tinggi dalam memajukan budaya literasi di Ranah Minang.

Marnetti Yuniengsih bukan sosok baru di kancah pendidikan dan pengembangan literasi. Jejak rekam prestasinya mencakup Gupres 2012 Kab. Solok Selatan, hingga menjadi Guru Penggerak (2021), Pengajar Praktik (2022), dan bahkan menyandang gelar Guru Duta Karya Tulis Ilmiah (KTI) 2023 Provinsi Sumatera Barat.

Komitmen Kuat Memajukan Literasi
Sebagai Wakil Penyala Literasi, Marnetti Yuniengsih menegaskan komitmennya untuk terus menyalakan semangat membaca dan menulis di kalangan pelajar, guru, dan masyarakat Sumbar. Peranannya yang strategis sebagai Kepsek SMKN 4 Padang menjadi platform ideal untuk mengintegrasikan program literasi ke dalam kegiatan sekolah, memastikan bahwa budaya membaca dan berpikir kritis menjadi bagian tak terpisahkan dari proses belajar mengajar.

Pengalamannya yang kaya di berbagai bidang tugas—mulai dari Kepala Perpustakaan hingga Wakil Kurikulum di beberapa sekolah, serta Ketua MGMP Mapel Bahasa Indonesia—memberikan bekal mumpuni dalam merancang dan mengimplementasikan program literasi yang efektif dan berkelanjutan.

Siap Sukseskan Festival Pantun ASEAN
Selain fokus pada pengembangan literasi, Marnetti Yuniengsih juga menunjukkan antusiasme besar dalam menyambut perhelatan budaya internasional. Ia menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh dan menyukseskan Festival Pantun ASEAN yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada 16 dan 17 Januari mendatang.

Pantun, sebagai warisan budaya Melayu yang kaya nilai sastra, sejalan dengan misinya untuk memajukan literasi. Kesuksesan festival ini diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya Sumbar ke mata internasional sekaligus meningkatkan minat generasi muda terhadap karya sastra lokal.

Dedikasi Marnetti Yuniengsih juga terlihat dari produktivitasnya dalam menulis. Dalam kurun waktu singkat, ia telah menerbitkan sejumlah karya antologi, termasuk “Mama Tiga Ratu Kumpulkan” (2023), “Mengapai Mimpi Meraih Asa” (2023), “Di Hadapan Purnama Etika” (2024), dan yang terbaru, “Mengukir Asa di Kanvas Negeri” (2025).

Dengan semangatnya yang membara, Marnetti Yuniengsih siap menjadi motor penggerak literasi dan menjembatani kekayaan budaya Sumbar ke pentas dunia