MALAM NISFU SYA’BAN
ilustrasi ist
anto narasoma
–
pada malam separuh bayang, seiris cahaya bulan memancarkan wajah teduh pada nisfu sya’ban
kulihat, parasmu bagai bidadari di antara malam-malam kehitaman dalam uraian ke-15 bulan sya’ban ini
lalu,
lantunan kalimat suci sebagai ayat-ayat seputih kafan itu, membuka ruang pada wajahmu di balik lembaran firman-Nya yang sejuk dan sunyi
aku pun pasrah
dari permohonan
yang dipanjatkan
pada malam-malam sepenuh takdirku
* ampunkan dosa-dosa hamba-Mu ini, yang terlena dari pintu taubat, Tuhanku?
dari mulut-mulut seribu santri, nisfu sya’ban menggelar frekuensi kata hati yang bertajwid bagi ampunan-Mu,
ya Allah
mataku pun tak mampu menandang cuaca gelap
pada malam-malam sepenuh ucapan tahlil
o, kapan bentuk spiritual
itu membuka ampunan
yang jatuh ke pangkuan-Mu, Tuhanku?
Palembang
2 Februari 2026