Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

Pernyataan Gubernur Papua Mathius Fakiri, Jangan Lagi Ada Dualisme

Laporan: Tb Mhd Arief Hendrawan

JAYAPURA, Suaraanaknegerinews.com,- Ratusan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) se-Tanah Papua menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Kota Jayapura.

Rakor KNPI se- Tanah Papua menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi kepemudaan terbesar di Papua sekaligus menegaskan komitmen bersama menjaga persatuan.

Rakor dibuka oleh Gubernur Papua, Fakiri, didampingi Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo di Hotel Suni Abepura, Selasa (2/12/2025).

“Saya berharap seluruh elemen pemuda Papua tetap bersatu dan tidak terjebak dalam dualisme kepengurusan yang dapat merugikan masa depan generasi muda,” ucap Gubernur Papua, Mathius Fakiri.

Mathius Fakiri menegaskan bahwa, persatuan pemuda merupakan fondasi penting pembangunan Papua.

“KNPI adalah wadah besar yang menyatukan berbagai unsur pemuda. Tidak boleh ada dualisme. Pemuda harus menjadi pelopor persatuan, bukan perpecahan,”tegasnya.

Menurutnya, Rakor KNPI se- Tanah Papua ini penting untuk menentukan masa depan pemuda Papua kedepannya.

Ia sangat berharap kegiatan ini bukan hanya seremonial semata, tetapi bisa menyatukan visi misi dan tujuan mereka kedepan dalam menyiapkan kader-kader terbaik untuk duduk disemua posisi baik itu organisasi politik, legislatif maupun eksekutif.

“Saya minta agar tidak boleh ada ganda-ganda kepengurusan, harus satu mulai dari pusat hingga di Provinsi dan Kabupaten/Kota di Tanah Papua,”ujarnya.

Mantan Kapolda Papua ini juga berjanji akan memberikan perhatian khusus kepada KNPI Papua, dimana pihaknya akan mendorong pembangunan kantor KNPI Papua.

“Kita sudah dorong tahun 2026 agar Kantor KNPI Papua kita bangun dan pekerjaan fisiknya dimulai tahun 2027 mendatang,” ujarnya.

Pihaknya berharap KNPI Papua ke depannya bisa mandiri, sehingga kantor yang nanti dibangun akan dimanfaatkan secara baik dan akan ada usaha bersama yang nanti dikelola oleh KNPI.

“Dari usaha itu nanti kita ambil pajaknya. Harapan kedepannya KNPI Papua bisa lebih eksis lagi di Papua,”tuturnya.

Senada dengan itu, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mengingatkan bahwa dinamika organisasi harus dikelola dengan matang dan beretika.

“Kota Jayapura dan seluruh Papua membutuhkan energi positif dari pemuda. Jika KNPI terpecah, maka yang dirugikan adalah masyarakat sendiri. Mari jaga satu komando dan satu tujuan,”ungkap pria yang biasa disapa ABR ini.

Wali Kota berharap dalam kepengurusan KNPI di Tanah Papua ini harus menjadi corong perubahan dan jangan pecah-pecah.

“Kepengurusan KNPI harus satu saja, mulai dari Pusat hingga Provinsi dan Kabupaten/Kota itu tidak boleh ada dualisme, sehingga perhatian Pemerintah itu fokus dan tidak terhambat karena ada masalah,”pintanya.

Sementara itu Rakor KNPI se-Tanah Papua ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari konsolidasi organisasi, penguatan program kepemudaan, hingga rencana kegiatan besar di tingkat provinsi.