SEIKAT ANGAN DAMAI
Secangkir Kopi Cak Mus – 3.5
–
deras hujan, secangkir kopi, dan seikat angan:
bisakah dunia tanpa perang ambisi
bisakah damai membening angkara hati
anganku melayang disambar petir gahar
terbakar pupus kenyataan
kemanusiaan diinjak kaki jiwa keiblisan
timur tengah api membara
perang dunia ketiga di depan mata
iran merudal angkara gagah persia
israel kejam genosida melibas hak asasi
amerika merancang petaka bersekutu durjana
palestina tenggelam duka lantak tak berdaya
kemerdekaan mimpi tak kunjung nyata
dan aku diam doa tak berdaya
Tuhan, jika angkara terus meraja
darah air mata membasuh wajah luka
kelam kemanusiaan darurat semesta
tirani kuasa ambisi durjana pongah
tak punyakah mereka jiwa iba
sudah tertutup iblis biadab semata
atas nama perdamaian dunia
amerika mengacak negara boneka
mendukung bantai rakyat tak berdosa
permainan mencabut nyawa anak-anak dan wanita
sambil sinis tertawa sekutu tunduk budaknya
dan penegak keadilan dihujat berdosa
pengibar kemanusiaan dianggap sesat
nuranimu terbungkus stigma agama
seolah suci sendiri penjaga surga
prahara ini pelindas kemanusiaan
para pejuang lebih mulia dari sekadar bicara
tanpa aksi nyata doa
bungkammu sejawat rakus prahara
Lamongan, 2-3-2026