WAJAH PEMENTASAN
ilustrasi jose rizal manua
Anto Narasoma
–
malam kian sepi
dari suaramu
sebab pernak-pernik mimpi yang kabur
ke atas panggung –masih bertarung dalam kata-kata di skenario terakhir
dari naskah yang kau hafal —kakek buyut pada wajah, begitu paham mengutarakan sepotong parasmu
yang lupa memberi warna
* ini cerita negerimu yang tak peduli
pada perampok
dan koruptor di
sakumu, ujar pelakon
pertama
maka,
dialog pementasan
itu pun rela melepaskan emosi sesaat —sebelum garis-garis wajahmu
menua
panggung hanya bentuk
yang bicara dalam ruang: maka ia mengutarakan
pada wajah sebelum make up tampil membentuk karakter siapa di balik skenario pementasan
Palembang, 13 Maret 2026