JUBAH 3: Kepala MAN Kota Sawahlunto Berbagi Mutiara Hikmah di BKMT Kota Sawahlunto
SAWAHLUNTO–Dalam rangka mengaktualisasikan salah satu program strategis Kementerian Agama Republik Indonesia, yakni Layanan Keagamaan Berdampak, MAN Kota Sawahlunto kembali memperlihatkan dedikasinya dalam ranah spiritual dan sosial kemasyarakatan. Melalui sebuah inovasi unggulan bertajuk JUBAH (Jum’at Berkah Berbagi Hikmah), madrasah ini menyuguhkan wajah baru layanan keagamaan yang membumi dan menyentuh nurani umat.
Program JUBAH, yang secara resmi dilaunching oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dr. H. Dedi Wandra, pada 23 Juli 2025 silam, kini telah memasuki edisi ketiga. Mengusung semangat dakwah yang ramah dan menyentuh, Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril, Tuanku Bandaro M.Pd.I, bersama tim madrasah, melangkah penuh kesungguhan menebar hikmah ke tengah masyarakat.
Jum’at, 8 Agustus 2025, menjadi momentum penuh makna ketika Masjid Al-Irsyad Kota Sawahlunto menjadi saksi bisu hadirnya ratusan jemaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Sawahlunto dalam majelis ilmu yang hangat dan penuh hikmah. Lebih dari tiga ratus jemaah, yang dikomandoi langsung oleh Ketua BKMT Kota Sawahlunto, Isra Mardiani, larut dalam kajian yang memukau dan menggugah hati.
Mengangkat tema kontemplatif “Delapan Golongan Ciptaan Allah, Empat ke Surga dan Empat ke Neraka”, Dafril menuturkan pesan-pesan Ilahiah dengan pendekatan yang lembut namun mendalam. Dalam durasi 50 menit, ia baru sempat menguraikan empat golongan penghuni surga:
1. Mereka yang wajahnya manis dan berseri-seri,
2. Mereka yang lidahnya fasih namun sopan,
3. Mereka yang hatinya penuh takwa,
4. Dan mereka yang tangannya murah dalam memberi.
Ungkapan demi ungkapan mengalir seperti embun yang menyejukkan sanubari. Bahasa yang santun namun tajam makna, menjadikan setiap kata sebagai cermin yang memantulkan nilai-nilai keimanan. Suasana masjid terasa teduh, bukan hanya oleh angin dari celah jendela, tetapi juga oleh pancaran cahaya ilmu dan nasihat yang menenangkan.
Dalam sambutannya, Isra Mardiani menyampaikan apresiasi mendalam atas hadirnya Kepala MAN Kota Sawahlunto yang telah berkenan berbagi ilmu di tengah-tengah jemaah BKMT. Ia juga menyerukan kepada seluruh anggota majelis taklim untuk terus meningkatkan motivasi dalam menuntut ilmu, memperluas wawasan, dan memperkokoh keimanan.
”Mari jadikan majelis ini bukan sekadar tempat duduk mendengar, tetapi ruang untuk tumbuh, belajar, dan mengubah diri menjadi pribadi yang lebih baik,” seru Isra penuh semangat.
Program JUBAH terus menapaki langkah-langkah mulianya, menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam masyarakat, dan menjadikan madrasah tidak sekadar lembaga pendidikan formal, melainkan juga obor penerang dalam kehidupan spiritual umat.
Sawahlunto, dengan segala kehangatan dan religiusitasnya, kembali membuktikan bahwa sinergi antara madrasah dan masyarakat adalah kekuatan besar dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.
Kontributor : Dafril, Tuanku Bandaro M.Pd. I