February 8, 2026

Apresiasi Tertinggi: Kepala MAN Kota Sawahlunto Serahkan Sertifikat bagi Jawara Nasional TKA LOKASIA.

IMG-20260206-WA0002

SAWAHLUNTO (Humas) 6 Februari 2026  Mentari Pagi  di ufuk Sawahlunto tampak lebih benderang, seolah ikut merayakan aroma kemenangan yang dibawa pulang oleh putra-putri terbaik daerah. Di bawah naungan langit biru MAN Kota Sawahlunto, sebuah seremoni sederhana namun sarat makna digelar penyerahan sertifikat penghargaan bagi sembilan ksatria muda yang baru saja mengharumkan nama MAN Kota Sawahlunto di kancah nasional.

Sembilan siswa tersebut merupakan peraih Medali Perunggu kategori kelompok dalam ajang bergengsi TKA LOKASIA Tingkat Nasional yang dihelat di kampus perjuangan Universitas Indonesia (UI) Jakarta, beberapa waktu lalu.

Perjalanan menuju podium juara bukanlah perkara mudah. Sembilan nyawa muda ini harus bertarung ide, kecepatan, dan ketangkasan di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang asing. Namun, dinginnya ruang kompetisi di UI tidak menyurutkan api semangat mereka. Di sana, di antara ribuan peserta dari seluruh penjuru nusantara, delegasi Sawahlunto membuktikan bahwa mutiara dari pelosok Sumatera Barat mampu berkilau di tanah ibu kota Jakarta.

Medali perunggu yang mereka genggam bukan sekadar kepingan logam. Ia adalah kristalisasi dari malam-malam tanpa tidur, tumpukan buku yang dilahap habis, serta doa-doa yang melangit di sela sujud.

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro yang di dampingi Kaur TU Yurmaini, Wakil kepala Bidang Kurikulum Oky Loly Weny, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Syafri Ervandi, wakil Bidang Humas Nofri Hendra menyerahkan sertifikat tersebut dengan tatapan penuh kebangggan. Dalam sambutannya yang bernada haru, Dafril menyampaikan bahwa prestasi ini adalah bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk meraih cakrawala.

“Sertifikat ini hanyalah selembar kertas, namun nilai yang terkandung di dalamnya adalah kehormatan. Kalian telah menanam benih inspirasi bagi seluruh siswa di sini. Jangan berhenti di perunggu, biarkan ini menjadi batu loncatan menuju emas yang lebih berkilau di masa depan,” ujar Dafril Tuanku Bandaro dengan nada yang menggetarkan sanubari audiens.

Ke-9 siswa tersebut berdiri tegak, menerima penghargaan yang disaksikan oleh rekan-rekan sejawat dan jajaran tenaga pendidik. Suasana haru menyeruak saat jemari mereka menyentuh kertas sertifikat yang menjadi bukti otentik pengabdian mereka pada ilmu pengetahuan.

Penyerahan ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan sebuah estafet semangat. Bagi MAN Kota Sawahlunto, keberhasilan di UI Jakarta adalah sebuah proklamasi bahwa madrasah bukan lagi sekadar tempat menimba ilmu agama, melainkan kawah candradimuka bagi intelektual muda yang kompetitif di tingkat nasional.

Kontributor : Nofri Hendra

Editor: DTB