April 2, 2026
WhatsApp Image 2026-03-19 at 07.36.51

KAMIS 19/3/2026
Hari Raya Santo Yosep
Suami SP Maria (P)
– 2 Samuel 7:4-5a.12-14a.16
– Roma 4:13.16-18.22
– Matius 1:16.18-21.24a

Hari ini, menurut penanggalan liturgi Gereja Katolik, adalah Hari Raya Santo Yusuf. Namanya tidak banyak disebut dalam Alkitab dan cerita tentang Yusuf pun tidak banyak terdengar.

Walaupun demikian, apa yang dilakukannya telah ikut mengubah dunia, yaitu menjadi bapak pengasuh Yesus Kristus, Penyelamat dunia. Mengapa demikian? Ada sikap dasar yang perlu dicontohi manusia, termasuk kita yang hidup di dunia moderen ini.

PERTAMA, Yusuf ingin menceraikan Maria karena tak mau mencemarkan namanya. Walaupun niat ini tidak jadi, tapi sikap tak mau mencemarkan nama orang lain itu patut dicontohi.

KEDUA, Yusuf lebih memilih taat pada apa yang dikatakan Malekat daripada mengikuti kehendaknya sendiri. Yusuf lebih memilih melakukan apa yang menyangkut keselamatan banyak orang daripada cari untung diri sendiri yang pada akhirnya pasti rugi.

KETIGA, Yusuf bekerja dalam diam. Ia bekerja sebagai pemain latar. Ia seorang pekerja. Ia bukan tipe orang yang pintar omong (omon-omon) tapi tidak tahu kerja. Ia bukan tipe burung beo atau burung kakatua yang banyak omong tapi tak bisa terbang tinggi. Ia justru seperti burung rajawali yang diam tapi terbang tinggi menjangkau awan.

Pertanyaannya:
– Apakah orang-orang dunia moderen ini
suka mencemarkan nama orang lain?
– Apakah orang-orang dunia moderen ini
suka cari untung diri daripada
perjuangkan keselamatan bersama?
– Apakah orang-orang dunia moderen ini
lebih suka banyak omong daripada
banyak kerja?
Masih ada kualitas pribadi lain dari Santo Yusuf, seperti: sabar, rendah hati, suka mendengarkan kabar baik, dll.

Kalau jawaban atas pertanyaan di atas adalah YA, maka bercontoh dirilah kepada SANTO Yusuf. Tetapi kalau jawabannya TIDAK, karena semua sudah baik seperti SANTO Yusuf, maka selamatlah kita. Amin.

P. Felix Amias MSC
Kotaraja – SENTANI
Jayapura – Propinsi Papua
Thursday, March 19/3/2026