Bupati Waropen Perjuangkan Nasib Ratusan Honorer ke Kementerian PAN-RB
Laporan Humas Pembkab Waropen
–
Waropen – suaraanaknegerinews.com| Pemerintah Kabupaten Waropen di bawah kepemimpinan Bupati Drs. F.X. Mote, M.Si bersama Wakil Bupati Yoel Boari kembali menunjukkan komitmen serius dalam memperjuangkan masa depan tenaga honorer dan pencari kerja di daerah tersebut. Didampingi anggota DPRK Waropen serta instansi teknis, Bupati Mote langsung membawa aspirasi tersebut ke Kementerian PAN-RB di Jakarta.
Dalam pertemuan yang berlangsung pekan lalu, Pemkab Waropen secara resmi mengajukan penataan dan rekonstruksi formasi tenaga honorer, termasuk honorer kategori II. Tercatat lebih dari 500 orang yang selama bertahun-tahun mengabdi bagi negara di Waropen kini tengah menantikan kepastian status mereka. Pemerintah daerah meminta agar usulan tersebut dapat ditindaklanjuti sebelum Oktober 2025.
Bupati Mote juga menyampaikan harapan adanya kebijakan khusus untuk mengisi formasi CPNS tahun 2024 yang masih kosong sebanyak 61 posisi. Ia menekankan pentingnya mengakomodir tenaga profesional, terutama dokter baik dari kalangan Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP, yang sudah lulus Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tetapi belum memperoleh penempatan.
Selain itu, Pemkab Waropen berencana menyusun kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah, agar belanja aparatur tetap terkendali sekaligus mampu menjawab kebutuhan pelayanan publik di berbagai sektor.
“Pemkab Waropen tetap membuka diri terhadap penerimaan CPNS umum tahun 2021. Namun, kami memberikan prioritas penuh untuk menyelesaikan pengangkatan tenaga honorer terlebih dahulu sesuai aspirasi para pencari kerja,” tegas Bupati Mote.
Melalui langkah strategis ini, Pemkab Waropen berharap dapat menghadirkan keadilan bagi para tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Di saat yang sama, kebijakan ini juga diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga aparatur di Waropen, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.