April 3, 2026

Katekis Baru Dilantik, Paroki Karombasan Didorong Menjadi Komunitas Pewarta

hermet12111(1)(1)

Laporan Redaktur suaraanaknegerinews.com

Karombasan — Suasana penuh sukacita dan harapan menyelimuti Perayaan Ekaristi Minggu di Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan, Manado, Minggu (08/03/2026). Dalam perayaan tersebut, Pastor Paroki Herry Zeth Purasa, MSC secara resmi melantik Tim Katekese Paroki yang akan mengemban tugas penting dalam pelayanan pewartaan iman di tengah umat.

Pelantikan dilakukan di sela-sela liturgi, sebagai tanda bahwa tugas katekese tidak pernah terpisah dari kehidupan iman Gereja. Di hadapan umat yang memenuhi gereja, para anggota tim berdiri dengan penuh khidmat, menerima mandat pelayanan untuk menjadi pewarta iman yang setia.

Dalam homilinya, Pastor Herry mengangkat kisah Injil tentang percakapan Yesus dengan perempuan Samaria di sumur Yakub. Ia menegaskan bahwa kisah tersebut bukan sekadar dialog biasa, melainkan perjumpaan yang mengubah hidup manusia.

“Manusia membutuhkan air untuk hidup. Tetapi lebih dari itu, manusia membutuhkan Yesus sebagai sumber air hidup yang memberi kehidupan kekal,” ungkapnya.

Menurut Pastor Herry, manusia sepanjang hidupnya selalu bergulat dengan pertanyaan mendasar: apa makna hidup di hadapan Tuhan dan sesama. Dalam Injil, Yesus memberikan jawaban yang jelas bahwa siapa pun yang minum air yang Ia berikan tidak akan haus lagi, sebab air itu menjadi sumber kehidupan yang kekal.

Karena itu, ia menegaskan bahwa seorang katekis harus menjadikan Kristus sebagai sumber hidup sekaligus inspirasi utama dalam pewartaan iman.

“Seorang katekis bukan hanya pengajar, tetapi saksi. Ia harus terlebih dahulu mengalami Kristus sebagai sumber air hidup sebelum mewartakan-Nya kepada orang lain,” katanya.

Pastor Herry juga mengingatkan kembali pesan yang telah ia sampaikan dalam momentum pembekalan tim katekese pekan sebelumnya. Menurutnya, panggilan pelayanan bukanlah tentang kesempurnaan manusia, melainkan tentang kesediaan untuk dibentuk oleh Tuhan.

“Tuhan tidak memanggil yang sempurna, tetapi Tuhan menyempurnakan yang dipanggil,” ujarnya memberi peneguhan.

Ia pun mengajak seluruh tim yang baru dilantik untuk melayani dengan kesetiaan dan kerendahan hati.

“Mari melayani dengan setia, karena dalam kesetiaan itulah Tuhan bekerja. Tetaplah bersemangat sebagai para pejuang iman,” pesan Pastor Herry disambut tepuk tangan umat.

Sementara itu, Ketua Tim Katekese Paroki, Herkulaus Mety, S.Fils., M.Pd., ketika dikonfirmasi usai perayaan, menyampaikan optimisme terhadap tim yang dipercayakan untuk menggerakkan pelayanan katekese di paroki tersebut.

Ia mengaku tidak pernah meragukan kapasitas para anggota tim yang telah dipilih untuk melayani. Baginya, yang paling penting adalah menjaga semangat kebersamaan dan kerja sama.

“Saya tidak pernah meragukan kapasitas tim. Yang penting kita menjaga kebersamaan, sinergi, dan kolaborasi demi misi pengajaran dan pewartaan di paroki,” ujarnya.

Menurutnya, katekese bukan sekadar kegiatan mengajar agama, tetapi proses membimbing umat untuk semakin mengenal dan mengasihi Kristus.

Karena itu, ia mengingatkan seluruh anggota tim agar tidak kehilangan arah dalam pelayanan. Kristus harus tetap menjadi pusat dan tujuan dari seluruh karya katekese.

“Dalam katekese, Kristus adalah pusat dan tujuan. Jangan sampai kita mewartakan diri sendiri, tetapi lupa kepada Kristus,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa spiritualitas seorang katekis harus berakar pada kerendahan hati, sebagaimana ditegaskan dalam semangat Injil: Kristus harus semakin besar, sementara diri manusia semakin kecil.

“Spirit seorang katekis adalah: Kristus harus semakin besar dan aku harus semakin kecil. Dari situlah pelayanan kita menemukan makna,” katanya.

Lebih jauh, Herry Mety mengajak seluruh tim untuk menjadikan spiritualitas Hati Kudus Yesus sebagai roh pelayanan. Spiritualitas tersebut, menurutnya, menekankan cinta kasih, pengorbanan, dan kesetiaan dalam melayani umat.

“Mari kita berkatekese dengan semangat dan spiritualitas Hati Kudus Yesus, menghadirkan kasih Kristus bagi umat,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum baru bagi dinamika pewartaan iman di Paroki Hati Kudus Yesus Karombasan. Dengan kehadiran tim katekese yang terorganisir dan berkomitmen, paroki diharapkan semakin hidup sebagai komunitas pembelajaran iman yang aktif, di mana umat tidak hanya menerima ajaran, tetapi juga bertumbuh sebagai murid-murid Kristus yang siap memberi kesaksian di tengah dunia.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, Gereja tetap percaya bahwa pewartaan iman tidak pernah kehilangan relevansinya. Dan dari ruang-ruang sederhana seperti kelas katekese di paroki, benih iman itu terus ditanamkan—mengalir seperti air hidup yang tak pernah habis, dari Kristus kepada umat-Nya. (*)