KEMATIAN YANG TERSENYUM
Secangkir Kopi Cak Mus -26
–
kematian yang tersenyum bisakah diriku kulum
hari-hari menoreh jejak kelam lawan Tuhan
berpuluh tahun bersekutu dengan iblis
membakar habis segala fatwa dengan sinis
angkara tak habis-habis
sering melihat keranda peristiwa biasa
tidak pernah merenung keranda pengingat fana
tidak pernah menangis barzah awal perjalanan
jauh gelandangan siksa terpidana
padahal segala kematian tiba-tiba
bisakah sisa usia menebus pengadilan sebatang kara
mengambil hak orang lain dengan tertawa
mengingkari janji dengan manis pujangga
mendustakan agama dengan sengaja lumrah
melupakan masa sibuk berpesan kesalahan
dan keculasan
kematian yang tersenyum sejatinya damba
hanya CintaMu kutunggu titah
Lamongan, 20 Maret 2025