MALAM
anto narasoma
–
aku anak-anak malam
yang mencari-Mu
dari balik pikiranku
setajam cahaya bulan
berkali-kali kuucap rindu
setelah suara-Mu mendebarkan dadaku
yang mencair pada bias gelap di kelam malam
kapan Kau belai
serpihan cahaya dari sepotong tangan
yang kerap berzikir dan mementangkan
tangan bagi persembahan doaku, Kekasih?
sudah berkali-kali aku mencari-Mu dengan pancaran cahaya di taman bunga kamboja putih antara jajaran di pemakaman itu
namun hanya desau rindu
yang berhembus dari kamar tidur, setelah detak jantungku menghitung jarak antara Kau dan aku, Tuhanku
Palembang
26 Agustus 2021