MAN Kota Sawahlunto Lakukan Pelatihan Intensif Jelang OBA 23 Agustus 2025 Tingkat Provinsi
SAWAHLUNTO, 20 Agustus 2025 Kala mentari pagi masih malu-malu menyapa lereng-lereng perbukitan yang mengelilingi Kota Sawahlunto, semangat MAN Kota Sawahlunto dengan sebuah ikhtiar besar tengah digelorakan pelatihan intensif menjelang ajang bergengsi Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Provinsi Sumatera Barat yang akan dihelat pada 23 Agustus 2025 mendatang.
Bukan sekadar latihan. Ini adalah perjalanan sunyi namun penuh makna. Sejak awal bulan ini, siswa peserta OBA dari MAN Sawahlunto digembleng tidak hanya dengan teori dan tata bahasa Arab, tetapi juga dengan cara melakukan kiat- kiat lomba. Sebuah persiapan yang bukan hanya menyiapkan mereka sebagai peserta lomba, tapi sebagai duta bahasa penjaga warisan kebahasaan yang agung.
Di ruang kelas yang telah disulap menjadi markas latihan intensif, suasana penuh semangat terpancar dari wajah para siswa. Di bawah bimbingan guru-guru pilihan dan alumni OBA berprestasi, mereka belajar, berdiskusi, dan berdebat dalam bahasa Arab yang fasih, nyaris seperti penutur asli. Untuk pembinaan intensif OBA kali ini dilaksanakan selama dua hari tanggal 20-21 Agustus 2025 dengan Nara Sumber Wahyudi dan Asmarido, ini adalah orang-orang yang berkompeten di bidang Bahasa Arab.
“Kami tak hanya mengejar juara, kami mengejar kehormatan,” ujarZulfitriadi pembina OBA MAN Kota Sawahlunto. “Bahasa Arab bagi kami bukan hanya mata pelajaran, tapi jendela peradaban. Maka kami ajarkan siswa untuk mencintainya, memahami ruhnya, dan menyelami samudra maknanya.”
Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro menyampaikan bahwa partisipasi dalam OBA ini bukan semata untuk mengejar piala atau gelar juara. Lebih dari itu, katanya, ini adalah bentuk konkret dari pendidikan berkarakter dan berwawasan global.
“Bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur’an, bahasa ilmu, dan bahasa yang membentuk identitas keislaman kita. Melalui ajang ini, siswa tidak hanya dilatih kemampuan linguistik, tapi juga integritas, kerja sama tim, dan kepercayaan diri,” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa sekolah mendukung penuh segala fasilitas dan kebutuhan pelatihan, mulai dari modul khusus, pelatihan daring bersama pakar, hingga penyediaan lingkungan berbahasa Arab di Madrasah.
Dengan pelatihan intensif ini, MAN Kota Sawahlunto tak hanya tengah menyiapkan delegasi ke OBA, tetapi juga sedang menulis babak baru dalam buku besar perjalanan pendidikan di kota mereka. Sebuah cerita tentang tekad, ketekunan, dan cinta yang mendalam pada bahasa yang agung.
Dan pada 23 Agustus nanti, saat panggung provinsi terbuka lebar, siswa MAN Kota Sawahlunto akan berdiri dengan kepala tegak, membawa serta harapan seluruh warga MAN Kota Sawahlunto, menyuarakan kemuliaan bahasa Arab dari tanah tambang, untuk Sumatera Barat, dan untuk Indonesia.
Kontributor : Nofri Hendra
Editor : DTB