April 1, 2026

Menuju Kampus Impian: Siswa MAN Kota Sawahlunto Sukses Lolos SNBP Tahun 2026 ke PTN dan Poltekes Kemenkes Padang

Screenshot_20260401_095603_WPS Office

SAWAHLUNTO (Humas) 1 April 2026,

Kabar menggembirakan itu berembus lembut namun pasti, Sebanyak 24 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto berhasil menapakkan kaki pada gerbang masa depan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2026. Mereka bukan sekadar angka dalam statistik kelulusan, melainkan nyala harapan yang tumbuh dari kerja keras, doa, dan ketekunan yang tak pernah surut.

Berbagai perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia kini menjadi tujuan mereka melanjutkan perjalanan intelektual. Nama-nama kampus itu terpatri sebagai saksi dari capaian yang diraih Universitas Andalas (UNAND) Padang, Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Riau (UNRI), Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang, Politeknik Negeri Padang (PNP), Politeknik Negeri Malang (POLINEMA), hingga Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) di Jawa Barat.

Setiap siswa membawa kisahnya masing-masing tentang malam-malam panjang ditemani buku, tentang kegagalan yang tak membuat mereka runtuh, dan tentang keyakinan yang terus dipupuk di tengah keterbatasan. Dari jurusan sains hingga sosial, dari bidang teknik hingga kesehatan, mereka menyebar seperti benih unggul yang siap tumbuh di tanah ilmu pengetahuan.

Tidak hanya itu, empat siswa lainnya juga mengukir prestasi gemilang melalui jalur Penelusuran Minat dan Prestasi (PMDP), dengan berhasil diterima di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Padang. Ini menjadi bukti bahwa semangat berprestasi di MAN Kota Sawahlunto tidak hanya terpusat pada satu jalur, melainkan menjalar luas ke berbagai kesempatan yang tersedia.

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro dalam pernyataannya menyampaikan rasa syukur dan bangga yang mendalam. “Ini bukan sekadar keberhasilan akademik, tetapi juga cerminan dari karakter, disiplin, dan doa yang mengiringi setiap langkah siswa kami,” ujar Dafril dengan mata yang menyiratkan haru.

Lebih jauh, capaian ini menjadi penanda bahwa MAN Kota Sawahlunto tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga ladang subur tempat tumbuhnya mimpi-mimpi besar. Para guru, sebagai penuntun cahaya, telah menyalakan obor pengetahuan yang kini diteruskan oleh para siswa menuju cakrawala yang lebih luas.

Kini, langkah mereka telah beranjak. Dari ruang-ruang kelas sederhana menuju auditorium megah perguruan tinggi. Dari lembaran catatan menuju lembaran kehidupan yang lebih luas. Dan di setiap jejak yang mereka tinggalkan, tersimpan harapan: bahwa suatu hari nanti, mereka akan kembali, membawa cahaya bagi negeri, dan menginspirasi generasi berikutnya untuk bermimpi lebih tinggi.

Kontributor: Nofri Hendra

Editor : DTB