Pastikan Langkah Menuju Wisuda Tahfidz 2026 : MAN Kota Sawahlunto Gelar Munaqashah Hafidz/Hafidzah
SAWAHLUNTO (Humas) 1 April 2025
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto kembali menorehkan jejak pengabdian dalam merawat cahaya Al-Qur’an melalui pelaksanaan seleksi munakhasyah bagi calon peserta Wisuda Tahfidz tahun 2026. Kegiatan yang sarat makna ini menjadi gerbang penentu bagi para penghafal Al-Qur’an muda untuk melangkah menuju puncak penghargaan atas jerih payah mereka dalam menjaga Kalam Ilahi.
Sebanyak 25 peserta dengan penuh khidmat mengikuti proses seleksi yang berlangsung dalam suasana sakral dan penuh ketenangan. Lantunan ayat-ayat suci menggema, menyatu dengan desah napas perjuangan dan keteguhan hati para peserta yang telah menempuh perjalanan panjang dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an.
Seleksi munakhasyah ini menghadirkan tim penguji dari Kementerian Agama Kota Sawahlunto, yakni Apgreadisman selaku Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) dan Zulfahmi selaku Kepala Seksi Pondok Pesantren (Kasi Pontren). Dengan penuh ketelitian dan kebijaksanaan, keduanya menguji hafalan, ketepatan tajwid, serta kekuatan mental para peserta dalam mempertahankan hafalan yang telah tertanam.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro yang dalam sambutannya menegaskan bahwa tahfidz Al-Qur’an bukan sekadar capaian akademik, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang membentuk karakter, akhlak, dan integritas generasi muda. Ia juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para peserta, pembina, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tahfidz di madrasah tersebut.
Turut mendampingi dalam kegiatan ini, pembina tahfidz MAN Kota Sawahlunto M. Radhi bersama Oky Loly Weny, yang selama ini menjadi sosok di balik layar, menuntun para peserta dengan kesabaran, ketekunan, dan ketulusan. Dedikasi mereka tercermin dalam kualitas hafalan para peserta yang tampil percaya diri dan penuh penghayatan.
Lebih dari sekadar seleksi, munakhasyah ini menjadi ruang pembuktian sekaligus perenungan. Ia bukan hanya tentang seberapa banyak ayat yang dihafal, tetapi juga seberapa dalam nilai-nilai Al-Qur’an meresap dalam jiwa. Di setiap ayat yang dilantunkan, tersimpan harapan orang tua, doa para guru, dan cita-cita untuk melahirkan generasi Qur’ani yang mampu menjadi pelita di tengah zaman.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MAN Kota Sawahlunto kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual. Seleksi munakhasyah ini diharapkan menjadi langkah awal menuju Wisuda Tahfidz 2026 yang penuh keberkahan dan kebanggaan.
Di ujung kegiatan, tersisa satu keyakinan yang menguat: bahwa setiap huruf yang dihafal, setiap ayat yang dijaga, akan menjadi cahaya yang tak pernah pada menerangi jalan para penghafal Al-Qur’an, kini dan sepanjang masa.
Kontributor: Nofri Hendra
Editor: DTB