Pendeta Jhon Baransano dari Padaido Minta Masyarakat Papua Bersatu Jaga Tanah dari Sorong hingga Merauke
Yohanis Rumaropen| Penulis
–
Biak-Papua, 21 Februari 2026 – Suara Anak Negeri |Pendeta Jhon Baransano STh.M.Mis dari Kepulauan Padaido, Distrik Aimando, Kabupaten Biak Numfor, mengajak seluruh masyarakat Papua mulai dari Sorong hingga Merauke untuk bersama-sama menjaga tanah air mereka.
Dalam pesan singkat melalui WhatsApp, ia menyampaikan kekhawatiran terkait penanaman kelapa sawit yang dianggap merugikan masyarakat asli Papua. Pendeta Jhon juga menegaskan bahwa Papua memiliki peran penting sebagai paru-paru dunia dan merupakan tanah yang diberkati, sehingga perlu mendapatkan perlindungan dengan cara perlawanan tanpa kekerasan.
“Saat ini kita dengar jeritan dari berbagai tempat di wilayah yang ada penanaman kelapa sawit. Mari pandang tempat yang begitu indah yang Tuhan ciptakan bagi kita, mari kita jaga tanah Papua,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Papua bukan tanah kosong, melainkan tempat tinggal masyarakat adat yang memiliki hak atas tanahnya. “Tidak ada undang-undang manapun yang dibuat untuk menggagalkan orang Papua. Mari jaga bahwa tanah ini berharga,” tegasnya.
Pendeta Jhon mengajak agar seluruh masyarakat Papua bersuara solid, bahkan bisa membuat salib sebagai bentuk peringatan di mana saja mereka berada, untuk menjaga tanah yang diberkati Tuhan dari kerusakan. “Siapa menyebut Papua, dia menyebut Injil; siapa menyebut Injil, dia menyebut tanah Papua. Jangan kita biarkan siapapun merusak tanah ini,” pungkasnya dengan doa Tuhan Memberkati.