February 20, 2026
Copilot_20260217_091328

Yusufachmad bilintention

Kutulis meski ruang sempit,
meski kata terjepit,
biarlah ia tetap bangkit,
puisi ini mata bening,
tak letih menyingkap langit.

Ia tak kenal dusta,
hanya berbisik kata sederhana,
meski kecil dalam perbuatan,
ia bukan sekadar rupa,
melainkan jiwa yang setia.

Hatiku tak pernah terhimpit,
tak mengikuti jejak demi harta,
cukup bagiku sinar kata,
sekian, semoga tetap terungkit,
seperti doa yang tak pernah padam,
menyala jernih tanpa munafik.

Surabaya, Februari 2026

Untuk tulisan lain silahkan buka:

https://yusufachmad-bilintention.blogspot.com
https://www.kompasiana.com/yusufachmad7283/dashboard/write
https://www.instagram.com/yusufachmad2018/?hl=enĀ 
https://web.facebook.com/profile.php?id=61559794614211

Suaraanaknegerinews.com
https://medium.com/@yusufachmad2018
https://flipboard.com/@yusufachmad4bpu/bilintention-puisi-refleksi-atau-bilintention-literasi-sosial-spiritual-7barjr9ly