Siswi MAN Sawahlunto Aisyah Vine Rianda Tengah Bersiap Menuju Duta Penyala Literasi Sumbar
Sawahlunto, Jum’at, 19 Desember 2025, Di tengah geliat literasi yang kian menemukan denyutnya di Sumatera Barat, nama Aisyah Vine Rianda, siswi MAN Kota Sawahlunto, mengemuka sebagai salah satu cahaya muda yang tengah bersiap melangkah ke panggung yang lebih luas. Aisyah resmi terpilih sebagai finalis Duta Penyala Literasi Sumatera Barat Tahun 2026/2027, sebuah forum prestisius yang menghimpun generasi pelajar terbaik dengan semangat, gagasan, dan karya literasi yang menyala.
Pengumuman 20 finalis Duta Penyala Literasi Sumbar menjadi penanda babak baru perjuangan para pelajar terpilih.
Mereka tidak hanya menyandang status finalis, tetapi juga akan menjadi pengurus forum dan melanjutkan proses seleksi Minat dan Bakat secara luring (offline Pengumuman 20 finalis Duta Penyala Literasi Sumbar menjadi penanda babak baru perjuangan para pelajar terpilih. Mereka tidak hanya menyandang status finalis, tetapi juga akan menjadi pengurus forum dan melanjutkan proses seleksi Minat dan Bakat secara luring (offline).
Dari proses tersebut, panitia akan menyeleksi 5 terbaik dari jenjang SLTP dan 5 terbaik dari SLTA, sehingga 10 orang akan ditetapkan sebagai pengurus inti Duta Penyala Literasi Sumatera Barat.
Seleksi Minat dan Bakat direncanakan berlangsung di Edotel SMKN 6 Padang, dengan jadwal yang akan diumumkan lebih lanjut oleh panitia. Para finalis diminta mempersiapkan diri sekaligus melengkapi berkas penting, yakni Surat Rekomendasi Sekolah dan Surat Pernyataan Duta, sebagai bagian dari proses penilaian yang menekankan integritas, kapasitas, dan komitmen literasi.
Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril, Tuanku Bandaro, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan harapan besar atas capaian Aisyah.
“Prestasi ini adalah bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi literat yang berkarakter, kritis, dan berdaya saing. Aisyah membawa nama MAN Kota Sawahlunto sekaligus membawa harapan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan daya hidup untuk membangun peradaban,” ungkapnya.
Ia menambahkan,“Kami mendukung penuh dan mendoakan agar Aisyah dapat melangkah mantap, menunjukkan potensi terbaiknya, serta menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Sumatera Barat.”
Keberhasilan Aisyah tak lepas dari proses pembinaan yang tekun dan berkesinambungan. Ucapan terima kasih patut disematkan kepada guru Fitri, yang dengan kesabaran dan dedikasi telah menempa kapasitas literasi, kepercayaan diri, serta kepekaan sosial Aisyah hingga mencapai tahap ini.
Bagi MAN Kota Sawahlunto, capaian ini bukan sekadar prestasi individu, melainkan penegasan arah pendidikan yang menempatkan literasi sebagai napas pembelajaran. Di tangan generasi muda seperti Aisyah Vine Rianda, literasi tidak berhenti sebagai kata ia menjelma api kecil yang siap menyala, menerangi, dan menghangatkan masa depan Sumatera Barat.
Kontributor : Dafril, Tuanku Banadro