April 1, 2026

Terbanyak Lima Tahun Terakhir : 24 Siswa MAN Kota Sawahlunto Lulus SNBP dan 4 Siswa PMDP Tahun 2026

IMG-20260401-WA0038(1)

SAWAHLUNTO (Humas) 1 April 2026

Di antara deretan bangunan sederhana yang sarat kenangan, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto mencatatkan sejarah baru yang menggetarkan hati. Tahun 2026 menjadi saksi bisu atas capaian gemilang sebanyak 24 siswa berhasil lolos ke berbagai PTN di Indonesia berdasarkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sementara 4 siswa lainnya lolos melalui jalur PMDP di Poltekes Kemenkes Padang. Sebuah angka yang tak sekadar statistik, melainkan kisah tentang harapan, kerja keras, dan doa yang tak pernah putus.

Prestasi ini bukan hanya yang terbaik tahun ini, tetapi juga menjadi rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir. Ia hadir sebagai jawaban atas keraguan, sekaligus bukti bahwa ketekunan yang dipupuk dalam diam mampu menjelma menjadi kemenangan yang lantang.

Di balik angka-angka itu, tersimpan cerita panjang yang tidak sederhana. Ada malam-malam yang dihabiskan di bawah lampu belajar yang temaram, ada kegelisahan yang mengendap menjelang ujian, dan ada tekad yang terus menyala meski lelah kerap datang menyapa. Para siswa ini bukan hanya belajar untuk lulus, tetapi belajar untuk melampaui batas diri mereka sendiri.

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Ia menyebut capaian ini sebagai hasil dari sinergi yang utuh antara siswa, guru, dan orang tua. “Ini bukan sekadar keberhasilan individu, melainkan keberhasilan bersama. Kami menyaksikan sendiri bagaimana anak-anak ini berjuang dengan penuh kesungguhan,” ujar Dafril dengan mata yang berbinar.

Guru-guru pun menjadi saksi perjalanan itu. Mereka bukan hanya pengajar, tetapi juga penuntun yang setia, menyemai keyakinan di saat para siswa hampir goyah. Setiap lembar catatan, setiap diskusi di ruang kelas, hingga setiap nasihat sederhana, kini bermuara pada keberhasilan yang membanggakan.

Sementara itu, para siswa yang dinyatakan lulus SNBP dan PMDP menyambut kabar ini dengan haru. Tidak sedikit dari mereka yang menitikkan air mata bukan karena lemah, tetapi karena akhirnya perjuangan panjang itu menemukan maknanya. Di balik senyum yang mengembang, tersimpan rasa syukur yang tak terucap.

Lebih dari sekadar prestasi akademik, capaian ini menjadi simbol harapan bagi generasi berikutnya. Ia mengirimkan pesan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang, dan bahwa mimpi, setinggi apa pun, tetap layak diperjuangkan.

Kini, langkah mereka akan berlanjut ke gerbang-gerbang perguruan tinggi negeri yang telah menanti. Namun, jejak mereka di MAN Kota Sawahlunto akan tetap tinggal—menjadi inspirasi, menjadi cerita yang kelak akan diceritakan kembali, dan menjadi bukti bahwa dari sebuah kota kecil, lahir mimpi-mimpi besar yang mampu menembus batas.

Kontributor: Nofri Hendra

Editor : DTB