Tujuh Belas Mahasiswa UNCRI Lulus Skripsi, Mahasiswi Arfak Tunjukkan Potensi
Laporan: Milton De Holet
–
Manokwari, 14 September 2025 – Sebanyak tujuh belas mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) Manokwari berhasil mempertahankan skripsi mereka dalam ujian yang digelar Sabtu, 13 September 2025. Ujian ini menjadi penentu akhir dari perjalanan akademik para mahasiswa, yang seluruhnya dinyatakan lulus dengan hasil memuaskan.

Dalam proses ujian yang berlangsung serius namun tetap komunikatif, para mahasiswa menunjukkan kemampuan berpikir yang matang, penyampaian argumen ilmiah yang terstruktur, serta kesiapan untuk melangkah ke dunia profesional.
Menariknya, sebagian besar dari mereka merupakan mahasiswi Arfak, yang menunjukkan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan pendidikan tinggi meski berasal dari daerah-daerah yang penuh tantangan, seperti Kabupaten Pegunungan Arfak—sebuah wilayah yang kaya budaya namun masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Keberhasilan mereka bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menyuarakan harapan baru bagi pembangunan sumber daya manusia Papua, khususnya perempuan Arfak.
Dengan bekal ilmu yang diperoleh, mereka diharapkan dapat membangun daerahnya, menjadi inspirasi bagi generasi muda Arfak untuk terus melangkah lebih jauh dalam dunia pendidikan.
Rektor UNCRI, Prof. Dr. Roberth Kurniawan Ruslak Hammar, S.H., M.Hum., M.M., CLA., dalam sambutannya usai yudisium menegaskan pentingnya momen ini sebagai awal tanggung jawab moral yang lebih besar.
“Jangan lupa bersyukur kepada Tuhan karena telah menyelesaikan proses pendidikan yang panjang. Setelah ini, Anda akan menyandang gelar sarjana ekonomi. Masyarakat akan melihat Anda sebagai cendekiawan—orang yang dianggap tahu banyak hal. Karena itu, ubahlah perilaku dan tempatkanlah diri Anda secara bijak di tengah masyarakat sebagai tempat ujian sesungguhnya. Inilah pertanggungjawaban publik,” tegas Prof. Roberth.
Pernyataan itu bukan sekadar pesan seremonial, dalam panggilan etis bagi para lulusan untuk tidak hanya berilmu, tetapi juga berperan aktif dalam menjawab tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Selain jalur ujian skripsi yang diikuti oleh tujuh belas mahasiswa tersebut, UNCRI juga menyediakan alternatif penyelesaian studi melalui jalur publikasi jurnal ilmiah—memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kapasitas akademik mereka dalam forum ilmiah yang lebih luas.