Laporan Komsos Keuskupan Jayapura
–
YAHUKIMO, Papua Pegunungan — suaraanaknegerinews.com|Uskup Keuskupan Jayapura, Monsinyur Yanuarius Theofilus Matopai You, secara resmi meresmikan Taman Doa Matopai yang terletak di areal Gereja Katolik Santo Yosep Dekai, Paroki Kristus Penebus Hepuba, Kabupaten Yahukimo, pada Sabtu (13/12/2025). Peresmian tersebut diawali dengan Perayaan Syukur Pemberkatan Taman Doa yang berlangsung khidmat dan penuh suasana doa, dihadiri umat Katolik, para pelayan gereja, serta undangan dari berbagai unsur masyarakat.

Perayaan syukur ini mengangkat tema “Dalam Taman Doa Allah Menyapa di Salib, di Gua Maria, dan dalam Keluarga Kudus”, dengan subtema “Sesungguhnya Tuhan ada di tempat ini dan aku tidak mengetahuinya…” yang diambil dari Kitab Kejadian 28:16–17. Tema ini menegaskan makna rohani Taman Doa sebagai ruang perjumpaan umat dengan Allah yang hadir dan bekerja dalam keseharian hidup manusia.
Dalam homilinya, Uskup Yanuarius You menegaskan bahwa Taman Doa Matopai dibangun sebagai tanda iman yang mengajak umat untuk semakin peka menyadari kehadiran Allah di tengah kehidupan, meskipun sering kali manusia luput menyadarinya. Ia menekankan bahwa taman doa ini bukan sekadar sebuah bangunan fisik, melainkan ruang sakral yang disediakan bagi umat untuk berdoa, hening, merenung, dan menyerahkan seluruh pergulatan hidup kepada Tuhan.
Lebih jauh, Uskup Jayapura menyampaikan bahwa Taman Doa Matopai bersifat terbuka dan dapat dimanfaatkan oleh siapa saja. Tidak hanya umat Katolik, tetapi juga umat dari denominasi gereja lain maupun penganut agama lain yang ingin berdoa atau mencari ketenangan batin. Dengan keterbukaan tersebut, taman doa ini diharapkan menjadi tempat pertumbuhan iman, penguatan kehidupan keluarga, serta sumber kedamaian dan persaudaraan bagi masyarakat Dekai dan sekitarnya.
Peresmian Taman Doa Matopai menjadi momentum penting bagi Gereja Katolik di Papua Pegunungan. Kehadirannya merupakan wujud nyata pelayanan rohani Gereja sekaligus sarana penguatan iman umat, yang diharapkan terus menumbuhkan semangat doa, persatuan, dan harapan di tengah masyarakat Tanah Papua.