“๐๐ถ๐ฎ๐บ ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐ฃ๐ฎ๐น๐ถ๐ป๐ด ๐๐ฎ๐น๐ฎ๐บ”
ย Oleh Harry Tjahyono
โ ๐๐ข๐ต๐ข๐ต๐ข๐ฏ ๐๐ถ๐ฌ๐ข ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐๐ข๐ซ๐ธ๐ข ๐๐ฉ๐ช๐ฉ๐ข๐ฃ
Hari ini, Najwa tidak bicara.
Bukan karena tak punya kata,
tapi karena sebuah kehilangan kadang hanya bisa ditanggapi dengan diam.
Najwaโperempuan yang kerap lantangโkini berdiri dalam sunyi, kehilangan suami, lelaki yang selama ini berdiri di belakang langkah-langkahnya.
Terlepas dari kontroversi yang kerap mengiringi, Najwa tetaplah sosok perempuan yang punya makna di negeri ini. Perempuan yang menunjukkan bahwa suara dan kata bisa menjadi cahaya.
Duka ini miliknya,
tapi doa ini dari kita semua.
Untuk dia yang ditinggal,
dan dia yang tetap berjalan.