Kesaksian Iman Warnai Ibadah Minggu GBI Milos
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Kesaksian iman mewarnai Ibadah Minggu Raya di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Miracle of the Lord in Solafide (Milos) Saumlaki, Minggu (26/04/2026), saat jemaat menerima penguatan rohani melalui pujian, penyembahan, dan pemberitaan firman.
Ibadah yang berlangsung di Jalan Ir. Soekarno, Kecamatan Tanimbar Selatan itu diawali dengan pujian dan penyembahan yang dipandu pelayan Tuhan, Ibu Mery Batmomolin, bersama tim singer dan pemusik dengan iringan alat musik yang menghidupkan suasana ibadah.
Dalam khotbahnya, Yosua Somalay, Gembala Jemaat Gereja Suara Ketebusan (GSK) Seira, menyampaikan kesaksian iman yang lahir dari pengalaman pribadinya menghadapi kondisi kesehatan. Ia mengaku sempat menjalani perawatan intensif akibat gangguan jantung, namun kemudian mengalami pemulihan.
“Dokter sempat beritahu rekaman jantung saya tidak normal, tetapi saat ini jantung saya normal. Ini mujizat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh proses yang dialaminya merupakan bentuk nyata kuasa Tuhan dalam kehidupan.
“Semua ini adalah kuasa Tuhan… saya hadir di sini karena dituntun kasih, kuasa, anugerah Tuhan,” katanya.
Dalam pemberitaan firman, ia mengutip Injil Lukas 13:10-17 tentang perempuan yang disembuhkan, menegaskan kuasa pemulihan Tuhan dalam kehidupan manusia. “Hai ibu, penyakitmu telah sembuh.”
Ia juga mengingatkan jemaat tentang pentingnya menguduskan hari Tuhan sebagaimana tertulis dalam Kitab Keluaran.
“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat.”
Selain itu, ia menekankan dasar iman sebagai kekuatan hidup orang percaya.
“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”
Ia mengajak jemaat untuk tetap setia dalam iman dan tidak hanya beribadah pada waktu-waktu tertentu. “Kita harus selalu setia, bukan hanya datang beribadah pada hari Natal saja,” tegasnya.
Menurutnya, iman merupakan fondasi utama dalam kehidupan yang harus diwujudkan melalui kasih dan kesatuan.
“Di antara kita tidak boleh ada permusuhan, pancarkan semuanya kedamaian kepada semua orang,” lanjutnya.
Di akhir ibadah, perwakilan jemaat menyampaikan apresiasi atas pelayanan firman yang diberikan. “Atas nama jemaat, kami mengucapkan terima kasih kepada hamba Tuhan yang telah memberkati kami dengan kebenaran firman Tuhan,” ujarnya.
Ibadah ditutup dengan doa dan berkat oleh Gembala Jemaat GBI Milos Saumlaki, Pdt. Heberth S. Wahilaitwan, sebelum jemaat meninggalkan gereja dengan penuh sukacita.
Kesaksian dan firman yang disampaikan dalam ibadah tersebut menjadi penguatan bagi jemaat untuk tetap berpegang pada iman, hidup dalam kasih, serta percaya pada kuasa Tuhan dalam setiap perjalanan hidup.(JK)