April 2, 2026

Langkah Nyata Menuju Zona Integritas, MAN Kota Sawahlunto Submit PMPZI 2025

IMG-20251223-WA0074

SAWAHLUNTO (Humas) 23 Desember 2025, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto kembali menorehkan langkah penting dalam perjalanan tata kelola institusi yang bersih dan berintegritas. Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro, didampingi Kepala Urusan Tata Usaha Yurmaini, Bendahara Era Santusi, serta jajaran Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), secara resmi melakukan submit Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI) Tahun 2025.

Momen ini bukan sekadar aktivitas administratif, melainkan cermin kesungguhan sebuah lembaga pendidikan dalam menanamkan nilai kejujuran, akuntabilitas, dan pelayanan prima. Di ruang kerja yang sarat kesadaran akan tanggung jawab moral, proses submit PMPZI dilaksanakan dengan penuh ketelitian, kehati-hatian, serta rasa optimisme yang mengalir dari setiap unsur yang terlibat.

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro dalam keterangannya menyampaikan bahwa PMPZI merupakan instrumen penting untuk mengukur sejauh mana madrasah mampu membangun budaya kerja yang profesional, transparan, dan bebas dari praktik yang mencederai kepercayaan publik. “Zona Integritas bukan sekadar target, melainkan ikhtiar berkelanjutan untuk menghadirkan madrasah yang bersih, melayani, dan bermartabat,” ujar Dafril dengan nada mantap.

Kaur Tata Usaha Yurmaini menegaskan bahwa proses penilaian mandiri ini dilakukan melalui pengumpulan data yang akurat, dokumentasi yang valid, serta evaluasi menyeluruh terhadap enam area perubahan Zona Integritas. Setiap indikator dinilai secara objektif, menjadi cermin untuk melihat kekuatan sekaligus ruang perbaikan yang harus terus disempurnakan.

Sementara itu, Bendahara Era Santusi turut menekankan pentingnya akuntabilitas pengelolaan keuangan sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan Zona Integritas. Transparansi anggaran, kepatuhan terhadap regulasi, serta tertib administrasi menjadi komitmen yang terus dijaga demi kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.

Partisipasi aktif para Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) menunjukkan bahwa pembangunan Zona Integritas di MAN Kota Sawahlunto bukanlah kerja individual, melainkan gerak kolektif yang berakar pada kesadaran bersama. Setiap peran, sekecil apa pun, memiliki makna dalam merajut sistem yang berkeadilan dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Dengan selesainya submit PMPZI Tahun 2025 ini.

MAN Kota Sawahlunto meneguhkan diri sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik dan karakter peserta didik, tetapi juga kokoh dalam tata kelola dan integritas kelembagaan. Sebuah langkah sunyi namun bermakna, yang kelak akan menjadi fondasi bagi lahirnya kepercayaan, kualitas, dan keberkahan dalam dunia pendidikan.

Kontributor : Nofri Hendra

Editor: DTB