MTsN 1 Padang Gelar Asesmen Gaya Belajar dan Tes Diagnostik : Langkah Strategis Kenali Karakteristik Siswa
–
Padang – MTsN 1 Kota Padang kembali melaksanakan Asesmen Gaya Belajar dan Tes Diagnostik bagi siswa baru kelas VII Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini diikuti oleh 352 siswa yang telah dinyatakan lolos seleksi pada bulan Mei lalu. Pelaksanaan asesmen ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penerapan Kurikulum Merdeka (Kumer) yang kini telah memasuki tahun ketiga di MTsN 1 Kota Padang.
Kepala MTsN 1 Kota Padang, Isrizal, menyampaikan bahwa asesmen ini bukanlah kegiatan baru, melainkan sudah dilaksanakan secara konsisten selama tiga tahun terakhir sejak madrasah mulai mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada Tahun Ajaran 2023/2024. Pelaksanaan asesmen gaya belajar dan tes diagnostik memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi peserta didik.
“Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi madrasah dan guru untuk mengembangkan pembelajaran yang berpihak pada siswa. Oleh karena itu, asesmen ini sangat penting dilakukan untuk mengenali karakteristik gaya belajar dan kemampuan awal siswa secara komprehensif,” ujar Isrizal.
Asesmen gaya belajar membantu guru mengidentifikasi kecendrungan gaya belajar siswa, mulai dari visual, auditori, kinestetik, atau kombinasi dari ketiganya. Sementara itu, tes diagnostik digunakan untuk memetakan kemampuan awal siswa dalam mata pelajaran inti, seperti Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Hasil asesmen ini akan menjadi referensi dalam menyusun strategi pembelajaran berdiferensiasi yang lebih efektif dan sesuai dengan profil belajar siswa.
Dengan asesmen yang dilaksanakan sejak tahun pertama Kurikulum Merdeka diterapkan, MTsN 1 Kota Padang telah memiliki data perkembangan siswa dari tahun ke tahun yang dapat digunakan sebagai bahan refleksi dan evaluasi. Selain itu, madrasah juga telah menyiapkan guru-guru dengan pelatihan dan pendampingan implementasi Kumer, sehingga pelaksanaan asesmen menjadi lebih terarah dan bermakna.
“Kami percaya bahwa proses pembelajaran yang baik harus diawali dengan pemahaman terhadap siapa siswa kita. Asesmen gaya belajar dan diagnostik inilah pintu masuknya. Maka, kegiatan ini akan terus kami jadikan agenda wajib di awal tahun ajaran,” tambah Isrizal.
Dengan demikian, pelaksanaan asesmen gaya belajar dan tes diagnostik ini bukan hanya sebatas rutinitas, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif dan berdaya saing, sejalan dengan visi Kurikulum Merdeka. MTsN 1 Kota Padang pun terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan madrasah yang inovatif, ramah anak, dan berbasis pada kebutuhan peserta didik. Pewarta : Idra Putri Kontributor : Dafril. Tuanku Bandaro