April 3, 2026

Pesan Iman RD. Domincs Baldawins Masriat dari Manila: Tinggalkan Kenyamanan, Ikuti Kristus

Oleh: joko

RD. Domincs Baldawins Masriat Ajak Umat di Manila: Saling Menghargai, Saling Menerima “Hidup Beriman Membawa Kita pada Kebijaksanaan”

Pastor Tanimbar Membawa Sabda di Manila

http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina — Bertempat di Central Seminary University of Santo Tomas (UST) Manila, pada Minggu (7/9/2025), RD. Domincs Baldawins Masriat, putra asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia, yang kini menjalani tugas sebagai Pastor Mahasiswa di UST Manila, menyampaikan pesan rohani penuh makna dalam renungan bertajuk Sejenak Sabda.

Dalam liturgi Minggu Biasa Pekan XXIII yang dibacakan hari itu, umat diajak untuk merenungkan tiga pesan penting: keberanian meninggalkan kenyamanan duniawi, penghargaan terhadap martabat sesama, serta kerendahan hati untuk menerima kebijaksanaan dari Allah.

Mengikuti Kristus dengan Totalitas

RD. Domincs mengingatkan, menjadi murid Kristus berarti berani meninggalkan segalanya. “Mengikuti Yesus berarti harus berani meninggalkan kenyamanan hidup duniawi dan berani memikul salib. Uang dan kekuasaan tidak akan mampu menyelamatkan kita bila tidak mengandalkan Kristus,” tegasnya.

Ia mengajak umat untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada Kristus, hidup dalam kerendahan hati, dan mengutamakan ketaatan pada perintah-Nya.

Martabat yang Sama di Hadapan Allah

Pesan kedua menekankan pentingnya saling menerima sebagai saudara. Pastor asal Maluku itu menekankan agar umat tidak merasa lebih hebat dari orang lain.
“Kita adalah anak-anak Allah dengan martabat yang sama. Oleh karena itu, hargailah satu sama lain,” ucapnya penuh kasih.

Kebijaksanaan Sejati Bersumber dari Allah

Dalam refleksi ketiga, RD. Domincs menegaskan bahwa hanya Allah yang dapat memberikan kebijaksanaan sejati. “Tidak ada yang dapat berpikir seperti Allah. Oleh karena itu, hiduplah dengan iman agar Dia menganugerahkan roh kebijaksanaan, supaya kita mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah,” katanya.

Doa dan Salam Kasih

Renungan yang sarat makna itu ditutup dengan doa sederhana namun mendalam:
“Ya Allah, berikanlah kesetiaan kepada kami untuk senantiasa mengikuti Engkau.”

Dengan penuh kerendahan hati, RD. Domincs menyampaikan salam kasih dan doa bagi seluruh umat, “Semoga kasih Allah memberkati kita selalu.”