TASAWUF CINTAKU
ilustrasi ist
Anto Narasoma
–
takdir pun bersyukur
tatkala pandangan hati
mencapai ruang batinku
yang penuh kedamaian
lalu kuletakkan keangkuhan itu pada hari-hari yang mengutamakan padangan dunia
sebab,
perjalanan spiritual
yang begitu berjarak antara takdir dan fakta,
membuka kesadaran Ma’rifatullah pada aspek kekerdilan hatiku
memang,
jarak, waktu,
dan ruang pada wajahku selalu mencari-Mu
dari balik lembaran 30 juz di antara alkitab yang sejuk
tapi,
rumusan nilai selalu mengucurkan kesedihan ketika tazkiyatun nafs mengalir pada bintik-bintik air mataku
aku terhenyak di antara rumusan tasawuf
yang dalam tak bertepi
sebab,
egoku yang fana
begitu lamban membaca kesadaran spiritual pada kebencian sebusuk kekerdilanku
o, Allahu Allah
dekatkan kerinduanku
ke dalam tatapan-Mu
yang begitu dingin dan sejuk
sebab,
kerinduanku di atas cinta —pada ribuan ibadah, menjadi ihsan yang melemparkan kedengkian paling dalam ke kubangan air mata
Palembang, 27 Maret 2026