MATI DI MULUTMU SENDIRI
ilustrasi ist
anto narasoma
–
seperti usia,
catatan perjalanan pun
akan tiba pada persimpangan masa lalu, hari ini, dan esok
maka,
beterbanganlah burung-burung
yang berkicau dalam pengajian petang hari
di ujung surau kota ini
lihatlah,
dari lembaran waktu pikiranku lelah mengkaji kasus-kasus kematian hati nurani yang pecah
akibat korupsi
maka,
begitu goyah lapisan tangga pada perjalanan
singkat yang pelan-pelan hilang dalam genggaman oligarki
kemana perjalanan ini kau arahkan setelah kata-kata ancaman pada ribuan koruptor itu mati di antara mulutmu sendiri?
Palembang, 4 Februari 2026