April 18, 2026

RD Ponsianus Ongirwalu Menyapa Umat, Kunjungan Pastoral Sarat Sukacita

Screenshot_20260418-171224

http://suaraanaknegerinews.com | Olilit Barat, 18 April 2026 — Kehangatan pelayanan terasa nyata ketika Pastor Paroki RD Ponsianus Ongirwalu menyambangi satu per satu rumah umat di Rukun Santa Theresia, Paroki Hati Kudus Yesus (HKY), Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Sabtu pagi.

Sejak pukul 07.30 WIT, usai Misa harian dan hari keempat Novena Santo Anselmus, kunjungan pastoral dimulai dengan menyasar 13 keluarga.

Dalam suasana sederhana, Pastor hadir membawa doa, penguatan iman, serta membangun kedekatan langsung dengan umat di ruang-ruang keluarga.

“Merasa sangat diperhatikan oleh Gereja. Kehadiran Pastor di rumah membawa damai yang luar biasa bagi kami yang sudah sepuh,” ungkap Ibu Catarina Fasse.

Kehadiran Pastor menjadi pengalaman rohani yang mendalam bagi umat. “Kejutan yang indah di pagi hari. Kami merasa dikuatkan dalam iman melalui doa bersama di ruang tamu kami sendiri,” kata Bapak Eusebius Saikmat.

Hal serupa dirasakan keluarga lainnya. “Kunjungan ini mengingatkan kami bahwa Tuhan tidak pernah jauh. Pastor membawa berkat bagi seluruh isi rumah kami,” ujar Bapak Hilarius Saikmat.

Bagi sebagian umat, perjumpaan singkat itu juga menjadi ruang refleksi keluarga. “Diskusi singkat dengan Pastor memberikan kami pencerahan tentang cara menjaga keharmonisan keluarga kristiani,” tutur Bapak Yosep Malayat.

Pengurus Rukun Santa Theresia menilai kunjungan ini sebagai wujud nyata kehidupan gereja yang hidup di tengah umat.

“Kunjungan ini adalah bukti bahwa Rukun Santa Theresia adalah keluarga besar yang hidup. Kami mendampingi Pastor bukan sekadar formalitas, tapi untuk melihat langsung kondisi umat,” ujar Ketua Rukun.

Di penghujung kunjungan, Pastor menyampaikan pesan pastoral yang menekankan pentingnya keluarga sebagai pusat kehidupan iman.

“Jadikanlah rumah tangga kalian sebagai tempat pertama di mana Injil diwartakan. Jangan lupa berdoa bersama, minimal doa sebelum makan dan sebelum tidur,” pesannya.

Ia juga mengajak umat meneladani spiritualitas Santa Theresia. “Hiduplah dalam ‘Jalan Kecil’ Santa Theresia—melakukan hal-hal kecil dengan kasih yang besar,” ujarnya.

Dalam semangat Novena Santo Anselmus, umat didorong untuk memperdalam iman secara sadar. “Jangan hanya percaya, tapi dalamilah imanmu agar tidak mudah goyah,” tambahnya.

Pesan lain yang ditekankan adalah pentingnya solidaritas dalam kehidupan bersama. “Ketua dan Sekretaris Rukun bukan sekadar jabatan administratif, tapi pelayan kasih. Teruslah saling mengunjungi dan membantu,” katanya.

Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi umat. “Air mata bahagia menetes saat didoakan secara khusus.

Tuhan sungguh baik mengirimkan Pastor ke rumah kami,” ungkap Ibu Rebeka Rangkore.
Kunjungan pastoral ini menjadi wujud nyata kehadiran gereja yang tidak berjarak dengan umat.

Melalui perjumpaan sederhana dari rumah ke rumah, RD Ponsianus Ongirwalu menegaskan bahwa iman tidak hanya dirayakan di gereja, tetapi juga dihidupi dalam keluarga dan kehidupan sehari-hari.(rls:wu/jk)