RD Ponsianus Ongirwalu Bantu Biaya Sekolah Putra Altar
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Dukungan terhadap pendidikan anak menjadi sorotan dalam perjumpaan umat di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Sabtu (17/4/2026), saat RD Ponsianus Ongirwalu memberikan bantuan biaya sekolah selama tiga bulan kepada seorang putra altar, Hugo Ratuanik.
Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan iman, di mana perhatian Gereja tidak hanya terfokus pada pelayanan liturgi, tetapi juga pada keberlanjutan pendidikan generasi muda. Hugo, siswa kelas 5 SD yang dikenal setia melayani di altar, menerima bantuan tersebut dengan penuh haru.
“Sejujurnya, saya bangun setiap pagi untuk melayani di Altar bukan karena mengharapkan hadiah, tetapi karena saya merasa senang bisa berada dekat dengan Tuhan sebelum saya berangkat sekolah,” ungkap Hugo.
Ia mengaku terkejut atas perhatian yang diberikan dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus belajar dan melayani.
“Penghargaan ini membuat saya semakin semangat untuk rajin sekolah dan terus setia melayani di Altar suci ini,” tambahnya.
Kebahagiaan juga dirasakan oleh orang tua Hugo yang melihat kesetiaan anaknya mendapat perhatian nyata dari Gereja.
Mereka menilai bantuan tersebut sangat berarti dalam meringankan beban pendidikan sekaligus menjadi penguatan iman keluarga.
“Kami tidak menyangka kesetiaan kecilnya akan membuahkan apresiasi yang begitu nyata dari paroki. Bantuan ini sangat meringankan beban kami,” ujar orang tua Hugo dengan penuh syukur.
Dalam kesempatan itu, Pastor Paroki menegaskan bahwa perhatian terhadap pendidikan anak merupakan bagian dari tanggung jawab Gereja dalam membina masa depan umat.
“Apresiasi berupa pelunasan uang sekolah ini bukanlah sekadar ‘upah’, melainkan bentuk dukungan Gereja terhadap masa depan anak yang taat,” tutur RD Ponsianus Ongirwalu.
Ia juga mengajak seluruh umat untuk mendukung anak-anak agar terus mencintai Ekaristi sekaligus tekun dalam pendidikan.
“Tetaplah menjadi pelita kecil di sekolahmu dan di rumahmu. Jangan pernah bosan melayani Tuhan,” pesannya kepada Hugo.
Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bahwa Gereja hadir tidak hanya dalam kehidupan rohani, tetapi juga dalam aspek pendidikan dan keseharian umat.
Kesetiaan sederhana seorang anak, pada akhirnya menemukan jalannya untuk tumbuh menjadi inspirasi bagi banyak orang.(rls:wu/jk)