April 18, 2026
Copilot_20260414_075500

Yusufachmad Bilintentio

Perempuan-perempuan tegak bagai pohon malam,
akar mereka menembus gelap,
daun mereka berbisik pada angin kota.

Hatiku ikut berdenyut,
seperti samudera memeluk ombak,
rindu menyala, kenangan berpendar,
menjadi bintang yang menari di langit jiwa.

Mereka meragu, menilai, menguji,
namun langkahku tetap menyalakan cakrawala.
Diamku bukan ragu,
melainkan api yang berpendar dalam hening.

Aku takkan menyerah,
meski arus menggulung dan kabut menutup jalan.
Keyakinan ini, dipangkuan pagi,
tak pernah gentar, tak pernah padam.

Untuk tulisan lain silahkan buka:

https://yusufachmad-bilintention.blogspot.com
https://www.kompasiana.com/yusufachmad7283/dashboard/write
https://www.instagram.com/yusufachmad2018/?hl=en 
https://web.facebook.com/profile.php?id=61559794614211

Suaraanaknegerinews.com
https://medium.com/@yusufachmad2018
https://flipboard.com/@yusufachmad4bpu/bilintention-puisi-refleksi-atau-bilintention-literasi-sosial-spiritual-7barjr9ly