April 16, 2026

ATR/BPN Optimistis Target PNBP 2026 Tercapai Lewat Transformasi Digital

Oleh : joko

Sekjen Pudji Prasetijanto: Fokus pada Layanan Digital, Tarif Inklusif, dan Optimalisasi Aset

http://suaraanaknegerinews.com | Jakarta — Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Pudji Prasetijanto Hadi, menyampaikan optimismenya terhadap capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada tahun anggaran 2026. Hal itu ia ungkapkan usai mengikuti rapat bersama Badan Anggaran DPR RI, Selasa (8/7/2025), di Gedung DPR, Jakarta.

“Insyaallah, untuk mencapai itu harus ada kebijakan, karena kami harus menyelesaikan apa yang menjadi target di tahun ini, untuk bisa mencapai apa yang ditargetkan di tahun 2026,” ujarnya didampingi jajaran, termasuk Sekretaris Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Shamy Ardian, serta Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Andi Tenri Abeng.

Empat Fokus Strategis dalam RAPBN 2026

Dalam rapat Panitia Kerja (Panja) mengenai Asumsi Dasar RAPBN 2026, Sekjen ATR/BPN memaparkan empat fokus utama sebagai strategi peningkatan PNBP tahun depan:

  1. Digitalisasi Layanan Pertanahan
    Fokus pada peningkatan layanan informasi sertipikat dan lokasi bidang tanah secara elektronik, termasuk perluasan informasi melalui Informasi Geospasial Tematik (IGT).
  2. Peningkatan Kualitas Pelayanan Berbasis TIK
    Khususnya dengan memperluas implementasi Sertipikat Elektronik, untuk mempercepat dan mempermudah proses administrasi pertanahan.
  3. Evaluasi Kebijakan Tarif
    Penyesuaian tarif akan diarahkan pada penciptaan iklim investasi yang sehat dan tetap berpihak pada masyarakat luas, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi yang adil dan inklusif.
  4. Optimalisasi Aset Kementerian
    Langkah ini menyasar peningkatan pendapatan negara dengan pemanfaatan aset milik Kementerian ATR/BPN secara produktif dan akuntabel.

Pertumbuhan Positif dan Kontribusi Signifikan

Dalam catatan kementerian, rata-rata pertumbuhan PNBP mencapai 14,2% per tahun, dengan pelayanan pertanahan menyumbang sekitar 97% dari total penerimaan. Capaian ini juga tak lepas dari peran digitalisasi layanan, seperti pemeliharaan data dan informasi pertanahan secara elektronik.

Hingga akhir Juni 2025, realisasi PNBP ATR/BPN telah mencapai Rp1,2 triliun atau 37,3% dari target tahun ini. Dengan dorongan reformasi digital dan konsolidasi internal, ATR/BPN menargetkan penerimaan PNBP sebesar Rp3,3 triliun di akhir tahun.

Sekjen: Kinerja Kolektif Jadi Kunci

Pudji Prasetijanto menegaskan bahwa keberhasilan pencapaian target PNBP 2026 tidak akan terwujud tanpa kerja keras seluruh elemen Kementerian. Ia mengajak jajarannya untuk terus memperkuat sinergi dan konsistensi dalam pelaksanaan program kerja.

“Dengan strategi yang tepat dan semangat kolektif, saya yakin kita bisa melampaui target yang ditetapkan,” pungkasnya.

Tentang Kementerian ATR/BPN

Kementerian ATR/BPN terus melakukan transformasi menuju pelayanan pertanahan yang modern, profesional, dan terpercaya. Melalui digitalisasi dan inovasi kebijakan, kementerian ini berkomitmen memberikan layanan yang cepat, transparan, dan berpihak kepada masyarakat luas.

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui:

🌐 atrbpn.go.id
📱 WhatsApp Pengaduan: 0811-1068-0000
📲 Media Sosial Resmi: X | Instagram | Facebook | TikTok