April 17, 2026

Pesan Pastor Pius Heljanan MSC, Menghayati Kasih Tanpa Batas

IMG-20260405-WA0057(2)

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, 15 April 2026 – Pagi yang tenang di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, menjadi ruang permenungan yang mendalam bagi umat.

Dalam suasana khusyuk, Pastor Pius Heljanan MSC membagikan refleksi iman tentang kasih Allah yang dinyatakan secara nyata dalam kehidupan manusia.

Sebagai Kuasi Paroki, Pastor Pius mengajak umat untuk kembali menyadari makna kehadiran iman dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa kasih Allah bukan sekadar konsep, melainkan nyata melalui pengutusan Putra-Nya ke dunia.

“Allah mengutus anak-Nya untuk menyelamatkan dunia,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa masih ada orang yang belum sepenuhnya menyadari kasih tersebut, padahal melalui iman, setiap manusia dapat mengalami kasih Allah yang tanpa syarat dan tanpa batas.

“Dalam dan melalui diri-Nya, manusia mengalami kasih Allah tanpa syarat dan batas,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa menerima iman berarti memilih hidup dalam terang, yakni hidup dalam kasih dan kebenaran.

Sebaliknya, menolak nilai-nilai tersebut akan membawa seseorang pada kehidupan yang jauh dari kebenaran.

“Percaya dan menerima berarti hidup dalam terang, sedangkan menolak berarti hidup dalam kegelapan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengakuan iman harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti hidup saling mengasihi dan menjaga kebenaran dalam kehidupan sehari-hari.

Di akhir refleksinya, Pastor Pius Heljanan MSC mengajak umat untuk mengambil sikap iman yang tegas dalam menjalani kehidupan.

“Akuilah sebagai Sang kasih yang menyelamatkanmu,” pesannya.

Refleksi tersebut menjadi pengingat bagi umat untuk terus bertumbuh dalam iman, menjaga kehidupan dalam terang, serta menghadirkan nilai kasih dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.(rls:ph/jk)