“Biak Numfor Siap Jadi Pusat Semarak Pesparani Katolik Papua ke-2, Rp1 Miliar Disiapkan!”
SuaraAnakNegeri April 11, 2025Laporan Paulus Laratmase
–
Kabupaten Biak Numfor resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik se-Provinsi Papua yang ke-2. Kegiatan bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober 2025 dan akan menjadi momentum kebangkitan seni musik rohani umat Katolik di Tanah Papua.
Penunjukan ini disambut hangat oleh Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, SH., MM dalam audiensi bersama Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Provinsi Papua. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya untuk menyelenggarakan ajang keagamaan umat katolik di enam provinsi di Papua.
“Pemerintah daerah siap menyukseskan pelaksanaan Pesparani. Kami mendukung penuh baik dari sisi pendanaan, fasilitas, hingga jaminan keamanan demi kelancaran acara dan demi hormat serta kemuliaan bagi Tuhan,” ungkap Bupati Markus Mansnembra, SH.,M.M.
Tak hanya dukungan moril, Pemkab Biak Numfor juga menggelontorkan dana sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari dana otonomi khusus (otsus) Papua. Dana dimaksud akan digunakan untuk menunjang seluruh rangkaian kegiatan dan keperluan peserta dari berbagai kabupaten/kota di Papua.
Markus juga menekankan pentingnya koordinasi antara LP3K, panitia lokal, dan pemerintah daerah agar persiapan berjalan maksimal. Ia berharap Biak tidak hanya menjadi tuan rumah secara lokasi, tetapi juga tuan rumah yang membanggakan dari sisi penyelenggaraan.
Sementara itu, Ketua LP3K Provinsi Papua, Elpius Hugi, menyampaikan rasa terima kasih atas komitmen pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa berbagai kategori lomba akan digelar, mulai dari paduan suara anak-anak, remaja, OMK (Orang Muda Katolik), hingga dewasa. Tiap grup terdiri dari 24 orang dengan satu dirigen.
Selain paduan suara, akan ada lomba mazmur untuk berbagai kelompok usia, bertutur Kitab Suci anak, cerdas cermat rohani, hingga paduan suara etnik OMK.
Dukungan penuh dari Biak Numfor menandai semangat bersama untuk merayakan iman melalui seni budaya Katolik yang membangun dan mempersatukan.