Di Balik Misa Pagi yang Syahdu, Pastor Berbagi Kasih untuk Anak Tanimbar
Oleh : joko
http://suaraanaknegerinews.com | Hujan pagi yang membasahi Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (21/5/25), tak menyurutkan semangat anak-anak pelayan liturgi di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus (HKY).
Senyum tulus dan langkah kecil penuh semangat mengiringi mereka menuju altar, melaksanakan tugas sebagai lektor dan pemazmur dalam Misa pagi yang dipimpin oleh Pastor Paroki, RD Ponsianus Ongirwalu.
Suasana dalam gereja begitu khusyuk, di tengah gemericik hujan yang sesekali terdengar dari balik atap gereja, suara mazmur terdengar syahdu.
Anak-anak itu yang oleh Pastor Ponsianus disebut sebagai “anak-anak hebat” mengalunkan Mazmur 23 dengan penuh penghayatan:
“Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.
Kebaikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa.”
Bait demi bait dari kitab suci itu seakan menjadi doa harapan yang dipanjatkan sang imam bagi masa depan mereka.
Dalam benak dan hati sang Pastor, tergambar keinginan besar agar anak-anak ini tumbuh dengan kekuatan iman, kesehatan jasmani dan rohani, serta semangat untuk terus menjadi terang bagi sesama.
Seusai Misa, seperti biasa, Pastor Ponsianus menyelipkan kasih dalam bentuk sederhana, sejumlah uang transport dan jajan untuk membantu anak-anak berangkat ke sekolah.
“Ini bukan tentang jumlahnya,” ujarnya, “tetapi tentang berbagi kasih dan memberi semangat agar mereka tahu, bahwa mereka dicintai.”
Di sudut Tanimbar Selatan, kisah kecil ini menjadi potret nyata iman yang hidup.
Bahwa di balik liturgi dan doa-doa suci, ada kasih yang dibagikan dan harapan yang disemai khususnya untuk generasi masa depan Gereja.
Mengakhiri rangkaian Misa pagi ini, Pastor mendaraskan doa “ Tuhan berkati anak-anak Hebat ini. Berikanlah kesehatan lahir-batin, untuk mereka, Salve”.