IRAMA SUARA IBU
anto narasoma
(Hari Ibu 2025)
–
ibu,
sekuntum melati adalah wajahmu. sebab, di balik kisah yang penuh senyum itu, kau korbankan sehelai kehidupan bagi kehadiranku
dari gerbang nyawamu
kami mengitari air mata ibu, karena perjalanan masih dalam garis waktu di antara jarum jam yang mengitari dinding rumah kita
ibu,
dari gurat-garis usia
di wajahmu, kasih seputih salju itu adalah nyawa bagi anak-anakmu
maka,
tetaplah berkisah dalam diam, karena tonggak makam tempatmu berlabuh adalah jejak-jejak cerita sepenuh air matamu
ibu,
setelah kau kembali ke garis awal, hanya tanah ini yang menimbun kenangan pahit getirnya waktu
lalu,
kapan lagi suaramu berkelindan dalam irama lagu-lagi yang basah air mata anak-anakmu, ibu?
Palenbang
22 Desember 2025