May 5, 2026

Mengawali Hari dengan Kalam Ilahi: Tradisi Qiraatil Qur’an di MAN Kota Sawahlunto

IMG-20260505-WA0004

Sawahlunto ( Humas), 5 Mei 2026

Suasana MAN Kota Sawahlunto pada Selasa, 5 Mei 2025, terasa berbeda. Bukan sekadar rutinitas, hari itu menjelma menjadi ruang batin yang dipenuhi lantunan ayat-ayat suci, menghadirkan kesejukan yang menembus dinding-dinding kelas dan relung hati setiap insan yang hadir.

 

Setiap hari Selasa  sebelum jam pertama dimulai diisi dengan kegiatan pembiasaan Qiraatil Al-Qur’an sebuah tradisi yang bukan hanya melatih lisan, tetapi juga menata jiwa. Namun pagi itu memiliki nuansa yang lebih khidmat, sebab kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Dafril Tuanku Bandaro. Kehadiran Kepala Madrasah  di tengah-tengah guru, tenaga kependidikan, dan para siswa menghadirkan energi yang hangat sekaligus penuh wibawa.

Dari setiap sudut madrasah, suara tilawah mulai mengalun. Ada yang lirih seperti bisikan doa, ada pula yang tegas penuh penghayatan. Seluruh GTK dan siswa dari kelas masing-masing larut dalam bacaan, seolah membentuk satu harmoni yang menyatu dengan pagi. Para wali kelas berdiri mengawasi dengan penuh tanggung jawab, memastikan setiap huruf dilafalkan dengan tartil, setiap makna diresapi dengan hati.

Pagi itu, Al-Qur’an tidak hanya dibaca ia dihidupkan. Ia menjelma cahaya yang menyinari langkah-langkah kecil menuju ilmu. Di antara barisan meja dan kursi, di balik jendela yang membiarkan cahaya matahari masuk perlahan, tumbuh kesadaran bahwa pendidikan bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga pembentukan akhlak dan kedalaman spiritual.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa MAN Kota Sawahlunto bukan hanya tempat menimba ilmu dunia, tetapi juga taman yang menumbuhkan nilai-nilai keimanan. Setiap Selasa pagi, sebelum pelajaran dimulai, jiwa-jiwa muda ditempa untuk lebih dekat dengan Sang Pencipta, agar kelak mereka tidak hanya cerdas dalam berpikir, tetapi juga bijak dalam bertindak. Dari MAN Kota Sawahlunto, pagi itu mengajarkan satu hal sederhana namun mendalam: bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan dengan istiqamah dapat menjadi cahaya besar bagi masa depan.

Kontributor: Nofri Hendra

Editor : DTB