April 24, 2026

Menyatukan Langkah, Menggapai Cita: MAN Kota Sawahlunto gelar Rapat Dinas

SAWAHLUNTO- 19 Juli 2025 Mentari baru saja menyingsing dari balik perbukitan Ombilin, kala ruang rapat Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto dipenuhi gema langkah para pendidik dan tenaga kependidikan yang datang dengan semangat membara. Di hari yang cerah dan penuh harap itu, sebuah rapat dinas kembali digelar tak sekadar pertemuan biasa, melainkan panggilan jiwa untuk merajut langkah bersama demi masa depan anak bangsa.

Rapat dinas tersebut dipimpin langsung oleh Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro. Dalam sambutan pembukanya, beliau menyampaikan serangkaian refleksi dan arah kebijakan yang sarat makna.

“Kita bukan sekadar pengajar, tetapi pelukis masa depan. Maka mari kita ayunkan kuas dengan visi yang satu, demi terciptanya generasi yang tak hanya cerdas, tapi juga berakhlak mulia,” tuturnya dengan suara yang tenang, namun menghunjam makna.

Rapat ini membahas berbagai agenda strategis, mulai merefleksi program semester lalu, hingga perencanaan kegiatan akademik dan non-akademik semester depan. Tak ketinggalan perencanaan kegiatan pemeliharaan fisik diantaranya perbaikan Labor IPA , serta pengembangan karakter peserta didik juga menjadi bahan diskusi yang hangat namun bermartabat.

Satu demi satu para wakil kepala madrasah, kepala labor, dan guru mata pelajaran menyampaikan laporan dan gagasan. Suasana terasa hidup, seolah setiap kata adalah kepingan mozaik yang akan membentuk lukisan besar bernama kemajuan madrasah.

Tak hanya bicara tentang strategi, rapat ini pun menjadi ruang untuk saling menguatkan. Beberapa guru menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan kolaborasi yang telah terjalin, menjadikan MAN Kota Sawahlunto sebagai lembaga pendidikan yang tak hanya unggul secara akademis, tetapi juga hangat dalam kebersamaan.

Di akhir rapat, Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh Majelis guru dan tenaga kependidikan yang telah mengikuti rapat dinas ini dengan serius dan penuh semangat dan kembali menyampaikan pesan penutup yang menggugah:

“Mari kita rawat madrasah ini dengan hati. Sebab tempat ini bukan sekadar tempat bekerja, tapi taman pengabdian kita. Dan kelak, setiap peluh yang jatuh akan menjadi cahaya di masa depan anak-anak kita.”

Seiring ditutupnya rapat dengan doa, dan di lanjutkan dengan Makan siang bersama. Namun semangat yang tertanam dalam ruangan itu tak lekang oleh waktu. Ia menjelma menjadi api dalam dada, menerangi setiap langkah pendidik MAN Kota Sawahlunto menuju cakrawala cita-cita yang lebih tinggi.

Kontributor : Nofri Hendra

Editor : DTB