May 4, 2026

Mereka yang Terbuang di tahun 1960-an, Dikisahkan dalam Bentuk Puisi Esai

Buku Mereka Yang Terbuang di tahun 1960-an. (Dok. Arsiya Oganara)

Buku Mereka Yang Terbuang di tahun 1960-an. (Dok. Arsiya Oganara)

Judul: Mereka yang Terbuang di tahun 1960-an, Dikisahkan dalam Bentuk Puisi Esai

Penulis: Denny JA

Penerbit: Cerah Budaya Internasional (CBI), Ltd

Cetakan: 1

Tahun cetak: Oktober 2024

Tebal buku: 90 halaman

Suaraanaknegerinews.com – Buku ini merupakan 16 puisi esai tentang “Mereka yang Terbuang di tahun 1960-an”, saat pemerintahan Bung Karno jatuh. Menurut Denny JA,  “Saya tersentuh merekam suasana batin para eksil bukan untuk makalah akademik. Tetapi untuk diekspresikan di dalam sasrta, melalui puisi easai. Kisah meraka layak menjadi renungan”.

Berawal dari kejadian besar Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1965, sejarah pengasingan eksil dimulai ketika pemerintah Orde Baru menuding ribuan orang Indonesia yang berada di luar negeri, terutama negara-negara Blok Timur sebagai pengkianat bangsa. Hak-hak dasar mereka dicabut secara paksa.

Umumnya, tuduhan itu tidak pernah terbukti. Meraka adalah mahasiswa, diplomat, dan pekerja yang dikirim secara resmi oleh negara dalam rangka menempuh pendidikan atau bekerja di luar negeri.

Sebagian dari mereka adalah nasionalis yang setia pada Bung Karno sebagai simbol perlawanan pada kolonialisme dan neo-imperialisme.

Masa kepemimpinan Joko Widodo melalui Mahfud MD dilakukan penghapusan sebagai penghianat negara pada tahun 2023.  Namun hal ini dianggap hanya sebagai rehabilitasi simbolis, orang-oarang lndonesia yang terasing di luar negeri menuntut pengakuan resmi dari pemerintah bahwa mereka korban kebijakan represif dn permintaan maaf.

Dalam buku ini, Denny JA menemukan 15 nama sebagai studi kasus, kisah nyata hidup mereka dijadikan rujukan, dan ditambah fiksi.

Denny JA berharap, bisa menyampaikan rasa keterasingan, kerinduan dan kehilangan yang dialami para eksil dengan cara lebih mendalam dan menyentuh serta kental kisah sosial.

Buku hardcover dengan warna utama hijau toska membuat tampilan elegant.  Seorang pria yang beruban memakai baju batik motif dominan warna merah seadang berdiri serta memandang bendera merah putih yang berkibar lembut dalam ruangan di balik jendela ada hordeng rona broken white dengan satu pintu terbuka.

Ada pigura pemandangan dikirinya dan kursi kayu dikanannya. Gambar pada buku ini menggunakan Artificial Intelegent (AI) oleh Denny JA.

Adapun puisi easainya yaitu:

  1. Seniman Yang Tak Kembali,  kisah ini adalah fiksi, terinspirasi dari seniman Ruslan Budiman.

2. Kincir Angin Tak Bisa Menahan Rinduku, terinspirasi dari pelajar Indonesia Anderas Sungkono.

3. Kuburan Mereka Berserakan di Banyak Negara, terinsinpirasi dari kisah nyata Chalik Hamid.

4. Perempuan Itu Berlayar di Bawah Cahaya Kunang-Kunang, cerita Sartika dikirim sekolah ke Bulgaria, Farida Ishaja.

5. Pemulung Itu Seorang Doktor, kisah kehidupan Susilo Toer, doktor ekonomi lulusan Rusia, adik Pramoedya Ananta Toer.

6. Negaraku Hilang, Kekasihku Sirna, cerita Asnawi yang belajar di Moskow.

7. Dilema di Tanah Asing, terinspirasi dari pelajar Indonesia yang dikirim ke luar negeri.

8. Ilmu Menjadi Tanah Air Pengganti, kisah kehidupan Waruno Mahdi.

9. Aktivis Ideologi Itu Memilih Menjadi Dokter, perjalanan hidup Waloejoe.

10. Tak Kutemukan Surga di Sana, pengalaman nyata mahasiswa lndonesia yang dikirim ke luar negeri.

11. Ibu, Ku Kirim Nyawaku Padamu Sampaikah? Warta mahasiswa Indonesia di Yugoslavia Dewa Soeradjana asal Bali.

12. Mencari Akar Keluarga di Kebumen, warna-warni kehidupan Sartoyo, mahasiswa lndonesia yang terpurus dengan tanah air.

13. Ayah, Somoga Abu Jasadmu Sampai ke Pantai Indonesia. Pernak-pernik kehidupan eksil Tom Iljas

14. Kulihat Raksasa Itu Tumbang, tuturan pelajar lndonesia di luar negeri.

15.12 Jam Protes Berbaring di Jalan Raya, kejadian Asahan Alham mahasiswa dan aktivis Indonesia berlari ke Vietnam dan menghembuskan nafas terakhir di Belanda.

16. Kubawa Cincin Janjiku, eksil Indonesia yang pulang ke Indonesia.

Penulis: Arsiya Oganara

Profil Penulis:

Arsiya Heni Puspita – Arsiya Oganara adalah nama penanya. Lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi dengan hobi membaca dan traveling. Hobi ini pula yang mengantarkannya menjadi jurnalis profesional yang sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta Professional Tourist Guide dan Professional Tour Leader, Licensed and Certified dari Disparekraf DKI Jakarta dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Saat ini mulai merambah ke dunia sastra dan kegemarannya menulis tersalurkan dengan menulis cerpen, puisi, puisi esai, dan lainnya.

Arsiya Oganara sangat senang bertemu dengan orang baru. Persahabatan bisa dilakukan melalui medsosnya. FB; Arsiya Heny Puspita. IG: arsiyahenyhdl. Email: hennyarsiya@gmail.com.