Ibadah Minggu GBI MILOS Saumlaki Tekankan Pentingnya Disiplin Rohani
Oleh: joko
Disiplin Rohani, Kunci Pertumbuhan Iman: Pesan Ibadah GBI MILOS Saumlaki, Belajar Seumur Hidup dalam Iman: GBI MILOS Ajak Jemaat Tekun dan Setia Melayani
Ev. Haris Boritnaban sampaikan khotbah tentang disiplin rohani sebagai dasar kehidupan iman yang bertumbuh, Jemaat diajak menanamkan kebiasaan doa, pelayanan, dan ketekunan sebagai latihan rohani yang berkelanjutan.
http://suaraanaknegerinews.com | SAUMLAKI, 19 Oktober 2025 — Suasana penuh sukacita dan kekhidmatan menyelimuti Gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) Miracle of the Lord in Solafide (MILOS) Saumlaki, Jalan Ir. Soekarno, belakang Kantor Pengadilan Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, pada ibadah umum Minggu (19/10/25).
Ibadah dimulai dengan penuh semangat, dipandu oleh Ibu Gembala Sidang, Evangelis Annisa Wahilaitwan, yang mengajak jemaat bersatu dalam doa dan pujian. Aransemen musik dan pengiring ibadah dipimpin oleh Evangelis Haris Boritnaban, S.Th., yang memainkan keyboard dengan penuh penghayatan, membangkitkan semangat jemaat lewat lagu-lagu rohani seperti Engkau Satukan Kami, Kau Menghibur, Kunyanyi Haleluya, hingga Sungguh Kau Hebat.
Doa Pembukaan dan Pujian Sukacita
Doa pembukaan yang disampaikan oleh Pdt. Johan Batmomolin, S.Pd., mengandung seruan iman yang kuat. Dalam doanya, ia memohon agar Tuhan mengurapi setiap pemusik, penyanyi, dan hamba Tuhan, serta menghancurkan setiap roh yang mengganggu jalannya ibadah.
“Yang sakit disembuhkan, yang lemah dikuatkan, sebab Engkau Tuhan yang berkuasa,” ujarnya dalam seruan doa yang diakhiri dengan “Haleluya, Amin.”
Usai doa, jemaat diajak melanjutkan pujian sukacita dengan lagu Tuhan Yesus Baik dan Sungguh Indah Kau Tuhan, menciptakan suasana penuh pengharapan dan kasih di tengah kebersamaan.
Khotbah: “Disiplin Rohani” oleh Ev. Haris Boritnaban, S.Th.
Momen utama ibadah hadir ketika Ev. Haris Boritnaban, S.Th., menyampaikan khotbah bertema Disiplin Rohani. Dalam penyampaiannya yang komunikatif dan penuh ilustrasi, ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan rohani, yang disebutnya sebagai latihan iman yang harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.
“Menerapkan disiplin itu sulit, tapi bukan berarti kita tidak bisa. Yesus sendiri menunjukkan disiplin dalam kehidupan-Nya sebagai manusia,” ujar Haris.
Ia mencontohkan tokoh-tokoh dunia seperti Michael Jordan dan Cristiano Ronaldo yang sukses berkat disiplin tinggi, lalu mengaitkannya dengan kehidupan rohani.
“Kalau dalam hal jasmani saja orang bisa berdisiplin dan berhasil, apalagi dalam hal rohani, harusnya kita lebih sungguh,” tambahnya.
Belajar Seumur Hidup dan Tekun Berdoa
Ev. Haris mengutip Lukas 18:1 dan Mazmur 1:2–3, menegaskan pentingnya membangun kebiasaan berdoa dan merenungkan firman Tuhan. “Kita harus belajar berdoa, sebab doa adalah bahasa orang rohani. Peneguhan iman tidak mungkin terjadi tanpa disiplin,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa seorang hamba Tuhan harus terus belajar agar tidak stagnan. “Menjadi pelayan Tuhan tidak boleh bodoh. Kita perlu menanamkan disiplin belajar dan melayani agar rohani kita tetap menyala.”
Selain itu, ia mengingatkan jemaat untuk tetap aktif dalam pelayanan dan ibadah bersama, sebagaimana tertulis dalam Ibrani 10:25, agar iman tetap tumbuh dari pendengaran dan persekutuan.
Pesan Penutup dan Doa
Khotbah diakhiri dengan doa penguatan, memohon agar Tuhan memenuhi hati jemaat dengan pengertian akan firman-Nya. “Bungkus kami dengan kuasa darah Anak Domba Allah. Tuhan memberkati kita semua,” tutup Ev. Haris dalam doa penutupnya.
Persembahan dan Pengumuman Jemaat
Usai khotbah, jemaat mempersembahkan pujian lewat lagu Aku Diberkati, yang mengiringi momen persembahan.
Ibu Joice Jhulia Romroma, selaku Sekretaris Jemaat, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengkhotbah dan seluruh jemaat, sekaligus membacakan sejumlah informasi kegiatan gereja:
Selasa: Menara doa, pukul 19.00 di gereja.
Rabu: Ibadah WGBI diganti kunjungan keluarga, pukul 18.00.
Kamis: Ibadah komsel MBT, pukul 19.00 di gereja.
Jumat & Senin: Latihan musik, pukul 18.00–selesai (bulan ini latihan terakhir, anak-anak siap tampil).
Sabtu: Doa puasa di rumah masing-masing, ditutup pukul 16.00 di gereja, dilanjutkan latihan dan Sekolah Minggu.
Dalam kesempatan itu juga diumumkan hasil rapat panitia pembangunan gereja, yang sepakat untuk mengadakan bazar penggalangan dana berupa penjualan ikan bakar, ayam bakar, dan selai pisang dengan sistem kupon. Panitia menargetkan penjualan 1.000 bungkus selai pisang sebagai bagian dari upaya bersama membangun rumah Tuhan.
Doa Berkat
Sebagai penutup, Pdt. Heberth S. Wahilaitwan memimpin doa berkat dengan penuh kasih dan kekuatan rohani: “Tuhan memberkati engkau dan menyinari engkau dengan wajah-Nya. Tuhan memberikan damai sejahtera dan menyertai engkau dalam setiap langkah,” ujarnya dengan nada penuh berkat.
Ibadah ditutup dengan lagu Bapa Terima Kasih, diiringi suasana haru dan sukacita. Jemaat kemudian saling bersalaman, berfoto bersama, dan berbagi kebahagiaan sebagai tanda kasih dan kebersamaan keluarga besar GBI MILOS Saumlaki.