KETIKA PUISI HIDUP DALAM KAMERA
Oleh Denny JA - Bukit tua itu akhirnya bersaksi, yang direkam dalam puisi. Dulu, bukit itu hidup dalam harmoni bersama...
Oleh Denny JA - Bukit tua itu akhirnya bersaksi, yang direkam dalam puisi. Dulu, bukit itu hidup dalam harmoni bersama...
Oleh Denny JA - Suatu pagi, seorang pemimpin redaksi yang dua dekade lalu ditakuti oleh para reporter muda, duduk sendirian...
Oleh Denny JA - Di kedalaman samudra Atlantik, lebih dari 300 kilometer dari garis pantai Brasil, berdiri sebuah rig yang...
Oleh Denny JA - Sebelum terbang ke Houston, saya teringat bertemu seorang anak di sebuah desa terpencil di Papua, Indonesia....
Oleh Denny JA - Di Houston, di sebuah ruang konferensi yang dingin oleh pendingin udara, saya melihat peta Indonesia terbentang...
Oleh Denny JA - Bayangkan seorang direktur BUMN duduk di ruang rapat tengah malam. Di depannya, angka-angka bergerak liar. Harga...
Oleh Denny JA - Suatu sore di Jakarta, saya melihat antrean panjang di sebuah SPBU. Di depan, seorang pengemudi ojek...
Oleh Denny JA - Suatu malam di Gary, Indiana, seorang anak berdiri gemetar di ruang tamu yang sempit. Lampu kuning...
Oleh Denny JA - Suatu malam, saya membaca sebuah angka. Seribu lebih korban banjir. Ratusan ribu mengungsi. Puluhan desa hilang...
Oleh: Catherine Natalia (Relawan Generasi Literat) - Pagi itu, Sabtu (25/4), suasana di Kuil Hoseiji-Nichiren Shoshu terasa berbeda. Di tengah...