April 23, 2026

“RD. Domincs Baldawins Masriat Ajak Mahasiswa UST Manila Hidup Berdamai dan Berani Membela Kebenaran”

Oleh: joko

“Pesan Damai dan Keberanian dari RD. Domincs Baldawins Masriat di UST Manila, menghadapi Kebencian dengan Kasih: Renungan Jumat di Central Seminary UST Manila”

Renungan Jumat, 29 Agustus 2025, di Central Seminary UST Manila, Filipina, mengajak mahasiswa untuk meneguhkan iman, menghadapi kebencian, dan hidup dalam kebenaran dan kasih.

http://suaraanaknegerinews.com | Central Seminary, UST Manila, Filipina – Jumat, 29 Agustus 2025
Dalam suasana yang khidmat dan penuh kekhidmatan, RD. Domincs Baldawins Masriat, Pastor Mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia, memimpin sesi renungan bertajuk Sejenak Sabda di Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST) Manila. Kehadiran RD. Domincs menghadirkan momen refleksi spiritual yang sarat makna bagi para mahasiswa.

Membaca Sabda dan Liturgi Hari Ini

Acara dimulai dengan pembacaan liturgi memperingati Wafatnya St. Yohanes Pembaptis, Martir. Bacaan pertama diambil dari Yeremia 1:17-19, sementara bacaan Injil diambil dari Markus 6:17-29. Bacaan ini menjadi landasan pesan yang disampaikan RD. Domincs, menekankan pentingnya keberanian, kedamaian hati, dan kesetiaan pada kebenaran.

Tiga Pesan Utama dari Sabda

RD. Domincs Baldawins Masriat membagikan tiga pesan penting yang menjadi pegangan hidup:

  1. Berani di Tengah Ancaman
    “Jangan takut terhadap mereka yang membenci dan menyerang kita. Tetaplah percaya bahwa Allah selalu menyertai kita dan akan menaklukkan segala kebencian,” ujar RD. Domincs. Pesan ini menekankan keteguhan iman dan keberanian menghadapi tantangan spiritual maupun sosial.
  2. Melepaskan Kebencian
    Ia mengingatkan bahwa kebencian hanya menimbulkan luka dalam hati dan nurani. “Jangan pernah menyiksa diri dengan kebencian. Hiduplah berdamai dengan semua orang,” tambahnya, menekankan pentingnya damai dalam diri sebagai dasar kehidupan yang sehat dan harmonis.
  3. Berani Membela Kebenaran dan Kebaikan
    Pesan terakhir menekankan keberanian untuk selalu menyatakan kebenaran, tanpa takut akan celaan, penghinaan, ancaman, atau bahkan kematian. RD. Domincs menegaskan, “Jadilah bijaksana dan berani untuk mengatakan yang benar dan baik dalam setiap kesempatan.”

Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin RD. Domincs, memohon agar kasih Allah selalu menyertai setiap langkah kehidupan mahasiswa. Dengan salam kasih dan doa, beliau mengingatkan bahwa iman dan keberanian harus berjalan seiring dengan kasih kepada sesama.

“Ya Allah, semoga kasih-Mu senantiasa menyertai kami,” tutup RD. Domincs Baldawins Masriat, meninggalkan kesan mendalam bagi para mahasiswa yang hadir.