RD Ponsianus Ongirwalu Ajak Keluarga Jadi Gereja Kecil
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Jumat 10 April 2026 – Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, mengajak setiap keluarga Katolik menjadikan rumah tangga sebagai “gereja kecil” tempat kasih Kristus bertumbuh, doa dipanjatkan, dan persaudaraan dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
Ajakan tersebut disampaikan RD Ponsianus Ongirwalu saat melakukan kunjungan pastoral bersama Badan Pengurus Rukun Bunda Hati Kudus (BHK) kepada sejumlah keluarga umat di Paroki Hati Kudus Yesus, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kunjungan pastoral itu berlangsung setelah perayaan Ekaristi Kudus dan Novena Santo Hendrikus hari kelima dalam suasana Oktaf Paskah yang masih menyelimuti umat.
“Keluarga-keluarga yang terkasih, di masa Paskah ini, jadikanlah rumah kalian sebagai tempat di mana kasih Kristus terpancar. Jangan pernah lelah untuk saling mendoakan dan menjaga kerukunan,” pesan RD Ponsianus Ongirwalu.
Ia menegaskan, keluarga merupakan fondasi utama pembentukan iman sehingga rumah harus menjadi ruang pertama tempat nilai-nilai Kristiani dihidupi.
“Sebagaimana Bunda Hati Kudus yang selalu setia, hendaklah kita pun setia menjaga persekutuan dalam rukun ini,” lanjutnya.
Kehadiran pastor bersama pengurus rukun disambut penuh sukacita oleh keluarga-keluarga yang dikunjungi. Mereka menilai kunjungan pastoral tersebut menjadi bentuk nyata perhatian Gereja kepada umat di tingkat keluarga.
Keluarga Bapak Etes Palka menyebut kunjungan itu sebagai berkat Paskah yang menguatkan iman keluarga.
“Kehadiran Pastor dan Pengurus di rumah kami adalah berkat Paskah yang nyata. Kami merasa dikuatkan untuk terus membangun iman dalam keluarga sebagai Gereja kecil,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan keluarga Bapak Neles Samangun, yang menilai kunjungan tersebut mengingatkan umat bahwa Gereja hadir tidak hanya di altar, tetapi juga dalam kehidupan rumah tangga.
“Kunjungan ini mengingatkan kami bahwa Gereja selalu hadir, tidak hanya di dalam gedung gereja, tetapi juga di ruang tamu setiap keluarga,” tuturnya.
Bagi umat, kunjungan pastoral tersebut menjadi momentum pembaruan iman sekaligus mempererat persaudaraan antaranggota rukun dalam semangat kebangkitan Kristus.
Melalui kunjungan itu, RD Ponsianus Ongirwalu berharap semangat Paskah tidak berhenti pada perayaan liturgi, tetapi sungguh dihidupi dalam kehidupan keluarga yang saling mengasihi, menopang, dan bertumbuh bersama dalam iman.(rls:wu/jk)