RD Ponsianus Ongirwalu: Hujan Tak Halangi Pelayanan Iman
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, 27 April 2026 – Kunjungan pastoral terakhir di Rukun Santo Yohanes Maria Vianney (SYV) Paroki Hati Kudus Yesus, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, berlangsung penuh makna meski diguyur hujan deras, Senin (27/4/2026).
Pastor Paroki RD Ponsianus Ongirwalu menegaskan bahwa pelayanan iman tetap berjalan tanpa terhalang kondisi cuaca maupun situasi lapangan.
Kegiatan yang telah berlangsung selama empat bulan itu ditutup dengan rangkaian kunjungan ke sejumlah keluarga umat, sebagai bentuk penguatan iman dan persaudaraan di tengah komunitas.
Dalam kesempatan tersebut, umat menyampaikan kesan mendalam atas kehadiran langsung pastor di tengah cuaca yang tidak bersahabat.
“Hujan yang turun hari ini kami maknai sebagai berkat yang melimpah. Kami merasa sangat terharu; di saat cuaca tidak bersahabat, Pastor dan Ketua Rukun tetap melangkah masuk ke rumah kami,” ujar Keluarga Bapak Andreas Melken.
Keluarga Bapak Briksius Malayat juga mengungkapkan rasa haru atas konsistensi pelayanan yang diberikan. “Kami sempat berpikir kunjungan akan ditunda karena hujan deras, namun ketukan pintu dari Pastor dan Bapak Ketua Rukun mengejutkan sekaligus membahagiakan kami,” katanya.
Sementara itu, Keluarga Bapak Paulinus Samangun menilai kunjungan tersebut sebagai pengingat pentingnya keteguhan iman dalam kehidupan sehari-hari. “Meskipun baju mungkin basah karena hujan, semangat Pastor memberikan sukacita yang besar bagi kami,” ungkapnya.
Ketua Rukun Santo Yohanes Maria Vianney menegaskan bahwa rangkaian pelayanan selama empat bulan menjadi bukti nyata kekuatan kebersamaan umat. “Melihat ketulusan umat menyambut kami di tengah hujan lebat memberikan kepuasan batin yang luar biasa. Pelayanan yang dilakukan dengan kasih akan selalu mencapai tujuannya, sesulit apa pun kondisinya,” ujarnya.
Menutup rangkaian kunjungan, RD Ponsianus Ongirwalu mengajak umat untuk tetap menjaga semangat persaudaraan dan kesetiaan dalam iman.
“Hujan deras hari ini adalah simbol rahmat Tuhan. Jangan biarkan semangat persaudaraan ini berhenti. Tetaplah saling menjaga, saling menguatkan, dan setia kepada Tuhan dalam setiap situasi kehidupan,” tegasnya.
Kegiatan pastoral tersebut diakhiri dengan doa bersama dan ungkapan syukur, menandai berakhirnya rangkaian kunjungan yang mempererat kehidupan iman umat di Rukun SYV.(rls:wu/jk)