Semangat Pujian dan Firman di Minggu Cerah: GBI MILOS Saumlaki Teguhkan Iman Jemaat
Oleh : joko
Dalam Sejuknya Pagi Berawan, Jemaat GBI MILOS Saumlaki Disapa Firman dan Damai
Ibadah minggu pagi di GBI Miracle of the Lord in Solafide (MILOS) Saumlaki berlangsung penuh sukacita dan kehangatan rohani, dengan pesan utama tentang pentingnya penyembahan yang benar di hadapan Tuhan.
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Minggu (20 Juli 2025) – Udara pagi yang cerah dan sejuk menyambut jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) Miracle of the Lord in Solafide (MILOS) Saumlaki, yang terletak di Jalan Ir. Soekarno, belakang Kantor Pengadilan Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Di bawah naungan suasana berawan yang damai, umat berkumpul dalam ibadah minggu yang penuh sukacita dan penyembahan.
Ibadah dimulai dengan pujian dan doa pembuka yang dipandu oleh Sekretaris Jemaat, Ibu Joice Jhulia Romroma, yang mengajak jemaat menaikkan lagu penyembahan “Satu Hal yang Kurindu”, memantapkan hati dalam suasana hadirat Tuhan.
Doa pembukaan pun mengajak jemaat menyerahkan segala beban hidup, serta memohon agar ibadah berlangsung dalam kesucian dan pimpinan Ilahi.
Suasana penuh kasih terasa saat lagu-lagu pujian dinyanyikan bersama, seperti “Satukanlah Hati Kami” dan “Hari Ini Kurasa Bahagia”. Lagu-lagu ini tidak hanya menjadi ungkapan iman, tetapi juga mempererat rasa kekeluargaan di antara sesama saudara seiman.

Firman Tuhan: Menjadi Penyembah yang Benar
Khotbah Minggu ini disampaikan oleh Evangelis Ir. Pieter Batilmurik, yang mengangkat pesan mendalam dari Yohanes 4:23-24, mengenai pentingnya menjadi penyembah yang benar, yaitu mereka yang menyembah Allah dalam roh dan kebenaran.
“Penyembahan sejati lahir dari hati yang sungguh-sungguh fokus kepada Tuhan. Allah adalah Roh, bukan daging, dan Ia rindu disembah oleh umat-Nya yang sungguh-sungguh dalam pertobatan dan kebenaran,” ucapnya dalam khotbah.
Evangelis Pieter juga menekankan lima ciri pribadi Kristen yang disukai Tuhan, antara lain:
- Murni dalam pertobatan, menjauhi kemunafikan seperti tertulis dalam Matius 15:7.
- Hidup dalam pertobatan sejati, dengan hati yang bersih di hadapan Tuhan.
- Memiliki semangat penginjilan, sebagaimana diserukan dalam Yesaya 60:1.
- Berkomitmen membawa orang lain datang beribadah dan mengenal Tuhan.
- Menyembah Tuhan dalam kebenaran, lahir dari hubungan pribadi yang dalam dengan-Nya.
Ia juga menyinggung perbedaan antara pribadi Kristen yang hidup dalam kebiasaan duniawi dan mereka yang hidup dalam kebiasaan surgawi, sembari mengajak jemaat untuk mengevaluasi kehidupan spiritual masing-masing.

Penutup yang Penuh Damai
Ibadah dilanjutkan dengan doa persembahan, diiringi lagu “Allah Sumber Kuatku”, sebagai ungkapan syukur atas berkat Tuhan.
Informasi pelayanan gereja sepekan ke depan pun disampaikan, mencakup Menara Doa (Selasa), WGBI (Rabu), Komsel (Kamis), latihan musik (Jumat), doa dan puasa (Sabtu), dan Ibadah Minggu serta Sekolah Minggu di hari Minggu.
Sebagai penutup, Gembala Sidang, Pdt. Heberth S. Wahilaitwan, memimpin doa berkat dan damai sejahtera. Ia mendoakan seluruh jemaat, termasuk mereka yang melayani, anak-anak, dan keluarga, agar tetap dalam lindungan dan kasih Tuhan.
“Kami hancurkan segala tipu daya iblis dalam nama Yesus. Kami pulang dan terima berkat-Mu. Sertai kami, Tuhan, dalam sukacita dan damai sejahtera,” doanya penuh ketulusan.

Damai dan Sukacita yang Dirasakan Bersama
Ibadah diakhiri dengan lagu penutup “Bapa Terima Kasih”, diikuti momen hangat seperti foto bersama, saling berjabat tangan, ramah tamah, serta pemberkatan kepada anak-anak oleh para pelayan Tuhan.
Jemaat pun pulang dengan wajah berseri dan hati yang dipenuhi damai serta sukacita dari Tuhan.
Kehangatan dan semangat spiritual yang terpancar dalam ibadah minggu ini menjadi bukti bahwa GBI MILOS Saumlaki tidak hanya menjadi tempat beribadah, namun juga rumah rohani yang menguatkan, membangun, dan mempersatukan umat dalam kasih Kristus.