April 22, 2026

Senyum Damai di Puncak Jaya: Satgas Operasi Damai Cartenz Menyapa Anak Negeri

Oleh : joko

  1. Dari Senyum ke Harapan: Kedekatan Satgas Damai Cartenz dengan Anak-anak SD Negeri Mulia, Pendidikan dan Persahabatan, Kunci Damai di Tanah Papua

Kunjungan penuh kehangatan personel Satgas membawa semangat belajar bagi siswa di Puncak Jaya, pendekatan humanis menjadi strategi membangun perdamaian berkelanjutan di Papua.

http://suaraanaknegerinews.com | Sabtu pagi di SD Negeri Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, terasa berbeda. Udara sejuk pegunungan berpadu riuh tawa anak-anak yang berbaris rapi di halaman sekolah.

Di antara mereka, hadir personel Satgas Operasi Damai Cartenz yang disambut dengan senyum tulus dan tatapan penuh rasa ingin tahu.

Briptu Eroza Feryan Perdana, S.H., Bripda Rafli Abdullah, S.H., bersama Bripda Febrian dan Bripda Heryanto, menyapa satu per satu siswa.

Mereka menyalami dengan hangat, bercakap ringan, dan memberi dorongan agar anak-anak tak pernah menyerah mengejar ilmu.

Pendekatan Humanis di Tanah Damai

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen. Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., yang didampingi Wakil Kepala Operasi, Kombes. Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum, menegaskan bahwa momen seperti ini bukan sekadar kunjungan biasa.

“Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi menjadi sahabat bagi masyarakat. Masa depan anak-anak adalah kunci perdamaian berkelanjutan di Papua,” ujarnya.

Bagi Satgas Damai Cartenz, setiap senyum anak adalah investasi masa depan. Pendidikan menjadi jembatan antara cita-cita dan perdamaian yang ingin diwujudkan.

Membentuk Generasi Percaya Diri dan Berkarakter

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes. Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menyebutkan bahwa perhatian tulus kepada anak-anak memberi dampak luar biasa.

“Anak-anak adalah aset bangsa. Dengan kasih sayang, kita membentuk generasi percaya diri dan siap membangun Papua lebih baik,” tuturnya.

Anak-anak tampak ceria, mendengarkan setiap kata motivasi, dan bercanda ringan dengan para personel. Beberapa bahkan tampak menggandeng tangan para anggota Satgas, seolah enggan melepas kebersamaan itu.

Damai yang Tumbuh dari Hati

Di akhir kunjungan, anak-anak kembali ke kelas dengan senyum lebar. Para guru mengucapkan terima kasih atas perhatian dan inspirasi yang diberikan.

Bagi para personel, momen itu menjadi pengingat bahwa kedamaian tidak hanya diciptakan oleh senjata, tetapi oleh hati yang tulus, sapaan hangat, dan kepedulian bersama.

Di SD Negeri Mulia pagi itu, damai terasa nyata — sederhana, hangat, dan penuh harapan.

#humaspolreskeptanimbar