Suara Iman dari Filipina: Pelayanan RD. Domincs Masriat untuk Umat di Tengah Badai Hidup
Oleh : joko
Refleksi Sabda Harian dari RD. Domincs Baldawins Masriat di Central Seminary UST Manila, Filipina – Kamis, 17 Juli 2025.
http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina – Di tengah hiruk-pikuk kesibukan kehidupan mahasiswa teologi di luar negeri, RD. Domincs Baldawins Masriat tetap setia membagikan suara sabda dan refleksi iman bagi umat, khususnya yang berasal dari tanah air Indonesia.
Bertempat di Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Filipina, pada Kamis, 17 Juli 2025, ia menyampaikan renungan harian bertajuk Sejenak Sabda yang menyentuh hati banyak umat.
RD. Domincs, imam asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, yang saat ini menjalani perutusannya sebagai Pastor Mahasiswa di UST Manila, membagikan pesan inspiratif berdasarkan bacaan liturgi hari itu: Keluaran 3:13-20 dan Matius 11:28-30.
Beban Hidup, Undangan Yesus
Mengangkat tema tentang beban hidup dan tekanan yang kerap melanda umat di berbagai aspek kehidupan—baik sakit, keuangan, keluarga, pekerjaan, hingga perjuangan spiritual—RD. Domincs menegaskan bahwa Yesus adalah tempat perlindungan sejati.
“Terkadang hidup kita dipenuhi tekanan, tantangan, dan beban. Tapi Yesus bersabda: ‘Datanglah kepada-Ku kalian yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu,’” tulis RD. Domincs dalam renungan hariannya.
Dalam tulisannya, ia mengajak umat untuk datang kepada Kristus bukan hanya dalam keluh kesah, tetapi juga dalam doa, permenungan firman, dan ekaristi. Menurutnya, itulah cara agar setiap pribadi memperoleh kelegaan sejati.
Yesus Menopang, Bukan Membebani
Lebih lanjut, imam muda ini meyakinkan bahwa Yesus bukan saja memberikan penghiburan, tetapi juga menopang dan memikul beban bersama umat-Nya.
“Dia akan memberikan kekuatan agar kita tetap merasa damai walau hidup penuh beban. Dia menghibur kita di tengah badai kehidupan,” ungkapnya.
Dalam suasana perayaan iman menyambut Hari Bhakti Adhyaksa dan semangat nasionalisme di bulan Juli ini, pesan-pesan rohani dari luar negeri seperti ini menjadi pengingat bahwa iman dan kasih Tuhan tak mengenal batas negara maupun jarak geografis.
Doa Penutup:
“Ya Allah, semoga kasihMu senantiasa menguatkan kami di tengah perjuangan hidup kami.”
RD. Domincs pun menutup renungan Sejenak Sabda dengan salam kasih dan doa, menandai dedikasinya untuk terus menghadirkan sapaan firman Allah kepada umat—dimanapun ia diutus.
Tentang Penulis Renungan:
RD. Domincs Baldawins Masriat adalah seorang imam Katolik asal Kepulauan Tanimbar, Maluku, yang saat ini sedang menjalani studi lanjutan dan pelayanan pastoral di Central Seminary, Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Filipina.