April 23, 2026

100 Hari Kerja Pemkab Tanimbar: Bukti Komitmen untuk Layanan Publik dan Pemberdayaan Ekonomi

Oleh: joko

Bupati Ricky Jauwerissa Paparkan Capaian 100 Hari Kerja, Fokus pada Infrastruktur dan Kesejahteraan Rakyat, Listrik, Kesehatan, Pendidikan hingga Ekonomi Rakyat

Laporan Lengkap Capaian 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar 2025–2030, dari listrik rumah sakit hingga pendidikan dan pemberdayaan nelayan, inilah hasil nyata 100 hari pertama

Ricky Jauwerissa: “Kami fokus pada layanan dasar, kesehatan, pendidikan, dan peningkatan ekonomi masyarakat”

Progres 100 Hari Kerja: Janji yang Mulai Terlihat

http://suaraanaknegerinews.com | Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar di bawah kepemimpinan Bupati Ricky Jauwerissa dan Wakil Bupati periode 2025–2030 resmi menyampaikan capaian kerja 100 hari pertama. Pemaparan dilakukan melalui rapat resmi di Ruang Rapat Bupati pada Rabu (27/8/25), setelah sebelumnya dijadwalkan melalui Zoom.

Acara ini melibatkan unsur pers, baik media lokal maupun nasional, yang diundang secara resmi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika. Ketua PWI Tanimbar, Simon Lolonlun, turut menyampaikan pemberitahuan kepada seluruh jurnalis untuk hadir dalam pertemuan tersebut.

“Info awalnya via Zoom, namun sesuai arahan Bupati, seluruh rekan media diminta hadir langsung di ruang rapat,” jelas Simon.

0-0x0-0-0#

Fokus Utama: Kesehatan dan Listrik RSUD

Salah satu perhatian serius pemerintah adalah peningkatan layanan kesehatan, terutama di RSUD dr. P. P. Magretti Lauran. Sejumlah program prioritas telah berjalan, antara lain:

  • Pembangunan ruang mesin genset dengan capaian 45% (Rp 200 juta).
  • Rehabilitasi gedung utama RSUD dengan capaian 60% (Rp 1,69 miliar).
  • Penyambungan instalasi air bersih (30% dengan anggaran Rp 200 juta).
  • Penyambungan daya listrik 30 KVA (30% dengan Rp 165 juta).
  • Audit investigasi RSUD bekerja sama dengan BPKP, capaian 100% (Rp 250 juta).

Selain itu, RSUD juga sedang dalam proses perubahan nama dan lokasi, dari Saumlaki ke Lauran, dengan progres 90%.

0-0x0-0-0#

Pendidikan: Data, Redistribusi Guru, dan Literasi

Di sektor pendidikan, Pemkab Tanimbar berfokus pada penyediaan data, redistribusi tenaga pendidik, dan peningkatan mutu guru. Program yang telah terealisasi antara lain:

  • Penyediaan data putus sekolah 100% selesai.
  • Penataan dan redistribusi guru SD–SMP berdasarkan kompetensi.
  • Kerja sama peningkatan mutu guru dengan Universitas Pattimura dan Balai Guru Tenaga Kependidikan (Rp 200 juta).
  • Lomba literasi tingkat SD–SMA dengan capaian 100% (Rp 187 juta).

“Pendidikan menjadi prioritas karena menyangkut masa depan Tanimbar,” tegas Bupati Ricky.

Ekonomi Rakyat: Pasar Murah, Perikanan, dan Pertanian

Di bidang ekonomi, sejumlah program langsung menyentuh masyarakat kecil:

  • Pasar murah di Kecamatan Tanimbar Selatan dan Tanimbar Utara dengan anggaran Rp 321 juta.
  • Bantuan anakan kelapa dalam sebanyak 10.000 bibit untuk kelompok tani.
  • Panen padi sawah dan ladang di sejumlah desa, masing-masing Rp 10 juta.
  • Pengadaan sarana prasarana perikanan (Rp 3,56 miliar) dan pembinaan nelayan tangkap modern (Rp 191 juta).
  • Gerakan makan ikan untuk cegah stunting (Rp 102 juta).

Hasil nyata ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Tata Kelola dan Birokrasi

Selain sektor publik, Pemkab juga melakukan penataan birokrasi. Proses uji kompetensi, mutasi, evaluasi kinerja, dan penggabungan OPD sudah mencapai lebih dari 90%. Beberapa poin penting:

  • Mutasi/Rotasi Eselon II (95%).
  • Evaluasi kinerja pejabat tinggi pratama (95%).
  • Seleksi terbuka jabatan (95%).
  • Larangan pungutan liar di sekolah (100%).
  • Pembangunan jaringan internet dan Command Center masih dalam tahap tender (Rp 1 miliar).

    0-0x0-0-0#

Infrastruktur dan Layanan Publik

Masyarakat juga mulai merasakan hasil pembangunan fisik:

  • Peningkatan ruas jalan Omele–Pasar (Rp 3,25 miliar).
  • Penerangan jalan umum di Saumlaki (Rp 1,78 miliar).
  • Drainase di sekitar Bandara Mathilda Batlayeri dan Pelabuhan Yos Soedarso selesai 100%.
  • Rehabilitasi ruang kerja Bupati dan Sekda (Rp 182 juta).

Komitmen 5 Tahun

Melalui laporan 100 hari kerja ini, Bupati Ricky Jauwerissa menegaskan bahwa pemerintahannya fokus pada pelayanan dasar: listrik, kesehatan, pendidikan, tata kelola birokrasi, serta pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Capaian ini baru permulaan. Ke depan, kami akan terus bekerja dengan hati, berpihak pada rakyat, dan memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Ricky.