April 22, 2026

JUBAH Episode Ke-6 : Kepala MAN Sawahlunto Mengurai Keagungan Nama Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Haq Guguk Balang

SAWAHLUNTO, Dalam syahdunya suasana malam Kota Sawahlunto, gema puji-pujian membelah keheningan Masjid Nurul Haq. Malam itu, Jumat, 05 September 2025 yang berkah, segenap hati berkumpul dalam satu tujuan mengenang, memahami, dan meneladani sang manusia agung, Baginda Nabi Muhammad SAW. Pada kegiatan kali ini hadir sebagai Penceramah Dafril Tuanku Bandaro Kepala MAN Kota Sawahlunto.  perhelatan ruhani ini yang bertajuk“JUBAH Episode Ke-6 . Ceramah Maulid Nabi dan Promosi MAN Kota Sawahlunto”pun digelar dengan khidmat dan penuh makna.

Lebih dari 150 jemaah menghadiri majelis ilmu ini. Ruang utama masjid dipenuhi oleh wajah-wajah yang bersinar dalam antusiasme, haus akan siraman rohani, dan rindu akan pengetahuan. Tidak hanya sekadar mendengarkan, para jemaah larut dalam narasi-narasi penuh cinta yang mengangkat tema utama ceramah malam itu: “5 Keistimewaan Nama Nabi Muhammad SAW.”

1. Orang Pertama Bernama Muhammad di Dunia

Malam dibuka dengan sebuah fakta mengejutkan namun sarat makna bahwa Nabi Muhammad SAW adalah orang pertama yang pernah menyandang nama ‘Muhammad’ di muka bumi. Sebuah nama yang belum dikenal sebelumnya, namun akhirnya mengubah sejarah dan peradaban umat manusia. Nama ini bukan sekadar identitas  ia adalah janji dan doa yang dipanggil langsung dari langit ke bumi.

“Tiada nama yang lebih suci, yang lebih indah, dan yang lebih agung untuk disebut dalam doa maupun dzikir,” ujar Dafril Tuanku Bandaro dengan suara lirih yang menggugah. “Muhammad bukan hanya nama ia adalah cahaya.”

2. Nama Muhammad Telah Dikenali Umat Sebelumnya

Ceramah berlanjut dengan menyibak tabir sejarah bahwa nama Muhammad telah dikenal bahkan sebelum kelahiran beliau. Dalam kitab-kitab suci terdahulu, baik Taurat maupun Injil, nama ini telah disebut-sebut sebagai kabar gembira akan datangnya seorang Nabi terakhir, pembawa rahmat bagi semesta alam.

Jemaah terdiam, merenung. Sebuah kesadaran menguat: bahwa Islam tidak muncul dalam ruang hampa. Ia adalah kelanjutan dari mata rantai panjang wahyu Ilahi.

3. Nama Paling Populer di Dunia

“Jika engkau menengok daftar nama bayi paling banyak digunakan di dunia,” lanjut sang penceramah dengan senyum penuh haru, “engkau akan temukan nama ‘Muhammad’ di puncaknya.”

Dalam waktu yang terus berputar dan zaman yang terus berubah, nama Muhammad tak pernah pudar. Ia tak lekang oleh zaman. Ia viral sebelum dunia mengenal media sosial.

Setiap kali seorang bayi dinamai Muhammad, maka sejatinya sebuah doa dan harapan besar telah dititipkan.

4. Nama yang Relevan dengan Karakternya

“Apalah arti sebuah nama? tanya Shakespeare. Tapi bagi Nabi Muhammad SAW, nama itu adalah cermin jati diri. Kata ‘Muhammad’ berarti yang banyak dipuji dan tiada manusia lain di bumi ini yang dipuji dalam tiap detik dan setiap waktu seperti beliau.

Ceramah mengalir bak sungai tenang yang menyejukkan jiwa. Nama beliau bukan sekadar nama: ia adalah karakter, ia adalah teladan. Ia adalah bukti kasih Tuhan kepada manusia.

5. Konsekuensi Pahala Bila Dibaca

Puncaknya adalah pengingat yang menyentuh kalbu: bahwa menyebut nama Nabi Muhammad bukanlah hal biasa. Ada keberkahan, ada ganjaran, ada limpahan rahmat. Setiap kali lidah mengucap “Muhammad”, hati pun bersinar. Malaikat pun bershalawat. Langit pun bersuka cita.

Tak heran bila jemaah kagum dengan kemuliaan nabi ketika penceramah mengajak hadirin bershalawat bersama dalam nada sendu yang menyayat langit malam.

Selain sebagai peringatan Maulid Nabi, JUBAH Episode Ke-6 ini juga menjadi ajang promosi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto. Dengan bangga, Penceramah Dafril Tuanku Bandaro dan juga sebagai Kepala MAN Kota Sawahlunto mengenalkan prestasi, nilai-nilai keislaman, dan semangat pendidikan yang tumbuh subur di lembaga MAN Kota Sawahlunto.

Kontributor : Nofri Hendra

EDITOR : DTB