April 23, 2026

Bhabinkamtibmas Alusi Tamrian Sukses Mediasi Warga yang Berselisih

Oleh: joko

Damai di Kormomolin: Polisi Hadirkan Kedua Pihak, Masalah Warga Terselesaikan, Lewat Mediasi Kekeluargaan, Hentikan Konflik Warga di Alusi Tamrian

http://suaraanaknegerinews.com | Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Polda Maluku terus menunjukkan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Permasalahan yang kerap muncul di tengah warga sangat beragam, mulai dari tindak kriminal, konflik antarwarga, hingga perselisihan di lingkungan sekitar.

Untuk mencegah konflik berlanjut, peran Bhabinkamtibmas menjadi sangat vital. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Bripka Matheis R. Resmol, Bhabinkamtibmas Desa Alusi Tamrian, Polsek Kormomolin. Pada Selasa (26/08/25), ia menginisiasi mediasi di Mapolsek Kormomolin dengan menghadirkan kedua pihak yang berselisih.

Mediasi dengan Pendekatan ADR

Bripka Matheis menggunakan metode Alternatif Dispute Resolution (ADR) untuk memediasi kasus perkelahian antara dua warga Desa Alusi Tamrian, Kecamatan Kormomolin. Dengan pendekatan proaktif, ia mendengarkan keluhan kedua belah pihak, lalu memberikan pemahaman hukum mengenai tindakan kekerasan serta ancaman pidana yang dapat timbul.

“Kami berusaha mencari solusi terbaik agar masalah ini tidak berlanjut ke proses hukum. Yang terpenting, kedua pihak memahami kesalahan dan mau berdamai,” ujar Bripka Matheis.

Pengakuan, Permintaan Maaf, dan Edukasi

Dalam musyawarah yang berlangsung, terlapor akhirnya mengakui perbuatannya dan dengan tulus meminta maaf kepada pelapor. Komunikasi yang baik antara keluarga pelapor dan keluarga terlapor membuat suasana mediasi berjalan damai.

Tak hanya menyelesaikan konflik, Bripka Matheis juga memberi edukasi mengenai bahaya konsumsi minuman keras yang sering memicu keributan dan tindak kriminalitas. Ia mengingatkan warga agar menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain.

“Mari kita hidup berdampingan dengan rukun dan damai, agar keamanan dan kenyamanan tetap terjaga,” pesannya.

Damai Lewat Jalur Kekeluargaan

Akhirnya, kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara damai melalui jalur kekeluargaan dan adat istiadat, tanpa melanjutkan proses hukum. Bahkan, keduanya mengakui masih memiliki hubungan keluarga sehingga perdamaian menjadi jalan terbaik.

Kesepakatan ini menunjukkan bahwa mediasi yang humanis dan kekeluargaan dapat menjadi solusi efektif untuk menjaga keharmonisan masyarakat.

Peran Bhabinkamtibmas pun terbukti penting sebagai jembatan yang mampu meredam konflik serta menguatkan ikatan sosial di tengah warga.